“Di tahun 2016 trend smartphone mungkin masih terus berlanjut, namun dengan euforia yang sudah tidak terlalu besar dibanding sebelumnya. Masyarakat sudah mulai beradaptasi dengan kemampuan yang dimiliki oleh smartphone dan mulai mengeksplorasi berbagai hal yang sebelumnya tidak pernah mereka bayangkan. Trend ini secara tidak langsung membangkitkan munculnya berbagai jenis teknologi lainnya, dengan internet sebagai roda penggeraknya”

– catatan editor –

Artikel asli dalam Bahasa Inggris oleh: Saheli Roy Choudhury

Ditranslasikan ke dalam Bahasa Indonesia oleh: Edy Kesuma

Dicek dan ditinjau ulang oleh: Reopan editor


Dari pembuatan lengan prostetik dengan menggunakan printer 3D sampai dengan investasi jutaan dolar pada perangkat virtual reality, di tahun 2015  perkembanganteknologi telah menempuh banyak jejak pencapaian dan melewati berbagai tantangan.

Dan proses perkembangannya akan menjadi semakin canggih dari sebelumnya. Dari laporan ramalan trend  teknologi global di tahun 2016, badan penelitian IHS (Information Handling Service) telah membuat daftar beberapa tema kunci yang sepertinya akan mendominasi pola penampakan pada area ini.

Inilah beberapa daftar tersebut:

1. Layar Yang Semakin Tipis, Semakin Jernih, Dan Fleksibel

Layar flexibel telah banyak menjadi topik pembicaraan di tahun 2015 dan pengembangan yang terbaru, khususnya teknologi OLED (Organic Light Emitting Diodes) telah membawa inovasi dalam perangkat ‘wearable’ dan lainnya, produk baru dengan layar yang dapat dilipat.

Layar OLED terdiri dari lapisan film tipis molekul organik yang menghasilkan cahaya ketika mereka dialiri listrik. Hal ini membuat mereka menjadi energi yang lebih efisien dibandingkan dengan layar LCD tradisional dan mampu memberikan keuntungan layar yang lebih tipis dan mampu dilengkungkan pada perangkat-perangkat pintar.

Laporan menunjukkan perusahaan konsumen elektronik raksasa Samsung, mungkin akan meluncurkan smartphone yang bisa dilipat di pertengahan pertama tahun 2016.

Namun, IHS mengingatkan, industri dengan spesialisasi alami yang tinggi akan berarti “banyak pembuat layar panel mungkin saja tidak mampu bertahan dalam ketatnya situasi pasar yang diperkirakan terjadi di 2016, yang mana akan membawa dampak konsolidasi yang lebih jauh di dalam industri ini.”

2. Earbuds Wearable

Jam tangan pintar dan perangkat pelacak aktifias, seperti Fitbit, terus melanjutkan dominasi mereka pada bidang teknologi ‘wearable’ dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu aksesoris yang perlu diperhatikan di 2016 adalah earbud wireless yang pas digunakan di dalam telinga dan memiliki daya tahan baterai yang membuatnya bekerja selama seminggu tanpa di-cas.

IHS mengatakan hal ini akan membuat pengguna menikmati kebebasan bertelepon tanpa tangan, layanan musik streaming, dan aplikasi audio lainnya. Mereka juga memiliki kapasitas kemampuan untuk memberikan pemberitahuan suara dari aktifitas yang dilakukan termasuk pemantauan denyut jantung. Apple dan Samsung diperkirakan akan menghadirkan jenis perangkat ini ke dalam pasar, dengan penggunaan teknologi Bluetooth.

Sebelumnya, program acara CNBC “The Rundown” berbicara kepada sebuah startup teknologi yang berbasis di Amerika, Doppler Labs, yang mana sudah menawarkan sesuatu yang mirip kepada pasar. CEO Noah Kraft berbicara tentang kemampuan ‘Here Active Listening’ yang dimiliki perusahannya, sepasang earbud digital yang dapat dikendalikan menggunakan aplikasi smartphone ketika menyesuaikan volume suara, menambahkan efek audio, dan memblok suara-suara yang tidak diinginkan.

“Alat ini membuat anda bisa mendengar dunia dengan cara yang anda inginkan,” kata Kraft.

3. Jaringan Mobile Akan Berevolusi

Industri mobile sedang bekerja menciptakan konektifitas standar 3GPP (Third Generation Partnership Project) untuk mengoptimalkan penerapan Internet of Things (IoT). 3GPP adalah sebuah proyek kolaborasi internasional yang membantu mengembangkan spesifikasi standar yang bisa diterima secara global untuk sistem mobile generasi ketiga.

Standar ini akan berkompetisi dengan pemilik teknologi LPWAN (Low Power Wireless Area Network) yang diperhitungkan IHS akan menarik perhatian pasar tahun ini. LPWAN adalah sebuah teknologi yang menggunakan sedikit daya untuk terkoneksi terutama pada perangkat IoT satu dengan yang lain. IHS memprediksikan teknologi LPWAN akan menikmati keunggulan langkahnya mendahului 3GPP di tahun 2016.

Sementara itu, permintaan akan teknologi mobile 4G yang juga disebut dengan LTE (Long Term Evolution), yang mencapai puncaknya di 2015, akan mulai mereda di Tahun Baru sebagaimana perusahaan telekomunikasi China meluncurkan layanan jaringan 4G mereka. Jaringan 4G menyediakan kecepatan akses internet mobile yang lebih cepat.

4. Sensor Menjadi Semakin Tersebar Luas

Sensor akan menjadi fitur kunci dalam perkembangan teknologi dengan penggunaannya yang menyebar secara luas.

Sensor jari tangan atau fingerprint, kata IHS, akan menjadi standar penawaran baru pada smartphone premium di 2016, bahkan pasar juga mulai dijajaki dengan bentuk eksperimen baru lainnya seperti pemindaian retina mata dan bentuk pemindaian bioteknologi lainnya.

Di China, OEM (Original Equipment Manufacturers) akan mengadopsi dan memasang sensor gas kedalam smartphone untuk mengukur kualitas udara dan juga digunakan sebagai penganalisis nafas untuk mendeteksi alkohol. Di paruh kedua tahun 2015, Beijing harus berurusan dengan tingkat polusi udara dengan level yang membahayakan.

Teknologi sensor juga akan memberikan tingkat perlindungan tambahan bagi para atlit. Salah satu vendor produk olahraga Reebok, sedang bekerja untuk memproduksi sebuah sensor pelindung kepala yang dapat mendeteksi dampak dari luka kepala saat kompetisi olahraga berlangsung.

5. Keamanan dan Pengolahan Data Memegang Peranan Sentral Dalam Cloud

Kemampuan untuk mengolah data secara internal dalam jumlah besar untuk memperkirakan pola tingkah laku dan trend di masa depan mampu memberikan keuntungan yang kompetitif bagi bentuk usaha atau bisnis. Ini disebut dengan analisis prediktif.

Di 2016, akan ada penyebaran penggunaan analisis prediktif oleh perusahaan-perusahaan, yang akan membawa dampak pemanfaatan komputasi cloud yang lebih besar. Teknologi ini mengijinkan pengguna menyimpan dan mengakses kumpulan data secara online, sekaligus mengurangi kebutuhan akan penyimpanan lokal.

Menjaga data dengan jumlah yang sangat besar agar tetap aman merupakan prioritas bagi perusahaan. IHS memperhitungkan solusi keamanan cloud juga akan memberikan sumber pendapatan yang besar bagi pasar teknologi keamanan cyber.

6. Konsolidasi Perusahaan Pembuat Semikonduktor

Akan ada konsolidasi lebih jauh di dalam pasar semikondukter dewasa ini seperti smartphone, tablet, TV, PC, router dan lainnya, untuk efisiensi yang lebih baik dan lebih menguntungkan dari proses pemangkasan biaya.

China juga sedang berupaya menjadi sebuah kekuatan besar dalam pembuatan semikonduktor. IHS mengatakan, “China berusaha menegaskan dirinya secara strategis dalam panggung global dan juga agar bisa mencapai kendali yang lebih besar dalam produktifitas komponen dan bentuk teknologi penting lainnya yang secara kritis memiliki pengaruh pada ekonomi manufaktur elektronik negara tersebut.”

Walaupun begitu, investasi berlebih China pada bidang manufaktur semikonduktor juga akan menyebabkan terjadinya kelebihan kapasitas di 2016, yang mana akan memberikan dampak penurunan harga dan pendapatan.

7. Keterkoneksian Internet Dalam Dunia Medis

Perkembangan teknologi yang semakin maju telah melahirkan beberapa generasi baru alat-alat kesehatan yang penggunaannya melekat dalam rutinitas harian seseorang, dimana mampu memonitor kesehatan pasien secara berlanjut. Di tahun 2016, hal ini akan menuntun kita kepada sesuatu yang IHS sebut sebagai “demokrasi” kesehatan yang lebih besar melalui perantara IoMT (Internet of Medical Things).

Teknologi ini akan memberikan dampak akses informasi yang lebih luas pada obat-obatan, semakin banyaknya perangkat yang dapat digunakan untuk mengukur tanda-tanda vital tubuh manusia dan mampu memonitor kesehatan secara terus-menerus melalui perangkat ‘wearable’.

“Perangkat kesehatan multifungsi baru-baru ini menjadi semakin mudah didapat melalui saluran retail,” kata IHS, dengan tambahan ekspektasi “pertumbuhan yang signifikan dalam pasar ini.”

Operabilitas peningkatan jumlah aplikasi kesehatan mobile dan platform kesehatan digital dengan sistem informasi rumah sakit, akan membuat provider atau penyedia jasa kesehatan bisa menggunakan data pasien yang sudah diolah dengan analisis prediktif untuk menentukan populasi kesehatan masyarakat dengan lebih efektif.

8. Pertumbuhan Ekosistem Dimana Rumah-Rumah Terhubung Dengan Internet

Produk dimana rumah terhubung dengan internet akan mencapai pasar yang besar dikarenakan adanya penurunan harga yang membuatnya semakin terjangkau. Sebagai hasilnya, di 2016 akan ada banyak aplikasi dan perangkat yang akan menawarkan keuntungan dari rumah yang terkoneksi jaringan bagi para konsumen. Hal-hal ini termasuk peralatan rumah tangga (contohnya kulkas, AC, pemanas air dll) dan sistem audio yang terkoneksi dengan smartphone, tablet dan komputer.

9. Konflik Cyber Antara Benua Timur dan Barat

Peretasan dan bentuk lain dari cybercrime telah lama menjadi salah satu ketegangan hubungan China – Amerika Serikat. Tambahan dalam daftar di 2016, IHS mengatakan, akankah China terus menekan organisasi World Wide Web, yang mana berjalan berdasarkan prinsip kebebasan berbicara – sesuatu yang dijagokan oleh Barat. Hal ini membuat beberapa orang melihat internet sebagai entitas yang liar dan bebas.

Di saat China telah menghukum semua bentuk kejahatan cyber di masa lalu, hal ini juga telah mendorong suatu “pandangan yang bertentangan” tentang internet selama beberapa tahun. China telah menyerukan suatu sistem pengaturan global untuk mengekang penyalahgunaan informasi, menentang pengawasan jaringan, dan menolak hanya ada sebuah kelompok orang-orang terpilih yang mengendalikan internet.

10. Dari Cord Cutting ke Virtual Reality

Pasar TV berbayar akan kembali berubah bentuk dengan lebih banyak konten yang dimiliki, terpisah dari operator kabel berbayar dimana menawarkan program secara langsung kepada konsumen.

Pada saat yang sama, virtual reality akan mulai berjalan dari Google Cardboard – headset berbasis fitur yang lebih kompleks pada Playstation VR dan Oculus Rift, keduanya diluncurkan di tahun 2015. Namun IHS memperhitungkan adopsi teknologi ini akan lambat dikarenakan bergantung pada masalah harga perangkatnya yang lumayan mahal.

11. Dominasi Facebook Dalam Periklanan Mobile

Periklanan online di 2015, digerakkan dari perangkat mobile dan iklan video online yang tumbuh mencapai $39 milyar. Kunci pergerakan iklan mobile adalah Facebook, yang berperan dalam 53 persen semua iklan dalam platform ini. Jumlah ini diperkirakan akan tumbuh mencapai 60 persen di 2016 seiring dengan keberlanjutan dominasi media sosial raksasa ini melampui perusahaan teknologi besar lainnya seperti Google, Yahoo dan Twitter.

12. Perusahaan Teknologi Mendorong Pengembangan Mobil Tanpa Pengemudi

Mobil pintar tanpa pengemudi telah menjadi pembicaraan selama beberapa tahun. Dan saat ini datang dengan beberapa nama vendor teknologi terbesar – yaitu Google dan yang baru-baru ini Apple, juga ikut dalam pengembangan proyek ini.

DI tahun 2016, IHS berkata, “akan menyingkap definisi peran yang para perusahaan teknologi ini mainkan dalam pengemudian otomatis dan kemampuan mobilitas barunya. Baik perusahaan berskala besar maupun startup baru yang ambisius akan terlibat dalam berbagai penelitian dan pengembangan aspek dari teknologi ini.”

IHS juga memperkirakan adanya pengumuman besar dari area transportasi atau perusahaan taxi dalam rencana melengkapi diri dengan mobil-mobil otomatis yang bisa menjemput dan mengantarkan penumpang. Perusahaan mengatakan salah satu kandidat bisa saja adalah Uber, yang berpotensi mengumumkan suatu kerjasama dengan salah satu raksasa teknologi yang telah mengucurkan dananya pada teknologi ini.

13. Energi Surya Akan Menerangi Jalanan

Perjanjian bersejarah untuk mengurangi polusi karbon di COP 21 telah membuka pintu bagi energi surya untuk masuk ke tengah panggung.

IHS memprediksi 2016 akan menjadi “tahun pemecahan rekor” dari industri ini, dari ramalan instalasi tenaga surya yang mencapai jejak pencapaian 300 gigawats (GW) kapasitas global yang terpasang. Ada juga yang mengatakan, beberapa negara besar seperti China atau Jepang mungkin akan mengurangi dukungan mereka pada energi surya dikarenakan beban biaya yang tinggi.


 

Print Friendly, PDF & Email