“Sepeda listrik umumnya identik dengan bentuknya yang tidak biasa, dengan tampilan motor dan baterai yang cukup mencolok. Faktor ini kadang membuat orang-orang malas untuk membawanya karena tidak menyerupai sepeda biasanya. Dan bahkan terlalu aneh. Sebagai jawaban atas keinginan tersebut, sebuah perusahaan mengenalkan sepeda listrik yang tampilannya menyerupai sepeda-sepeda biasa pada umumnya. Tentunya dengan kelebihan kayuhan ringan yang dimiliki oleh sepeda listrik dan fitur internet sebagai fitur pemanisnya”

 – catatan editor –


Artikel asli dalam Bahasa Inggris oleh: Owen Williams

Ditranslasikan ke dalam Bahasa Indonesia oleh: Edy Kesuma

Dicek dan ditinjau ulang oleh: Reopan editor


Setiap kali anda berpikir tentang sepeda listrik, anda mungkin memikirkan sesuatu yang tidak menarik, dimana sepeda tipe ini membawa gandengan baterai yang cukup besar sebagai sumber dayanya. E-Bike atau sepeda listrik, secara tradisional memiliki bobot yang berat, tidak enak dipandang, mahal atau bisa berupa gabungan ketiga hal tersebut.

Berbasis di Amsterdam, sebuah perusahaan bernama VanMoof berencana untuk mengubah pandangan tersebut dengan model sepeda baru yang bernama “Electrified S,” yang akan mulai dijual kepada khalayak umum. Ini adalah sepeda listrik pintar yang terhubung dengan internet dengan desain yang benar-benar sederhana. Jika anda melihatnya di jalan anda tidak akan tahu sepeda tersebut menggunakan penggerak motor di dalamnya.

Model Electrified S adalah keberlanjutan dari kemunculan pertamanya pada tahun 2014 dan melakukan perbaikan agar bisa lebih sempurna menyembunyikan komponen elektroniknya. sebagian besar memang tersembunyi dan versi tersebut memenangkan penghargaan desain sepeda listrik. Model yang diperkenalkan baru-baru ini membawanya ke tingkat yang lebih tinggi lagi.

Versi yang lebih baru ini menggunakan motor listrik 250W dan baterai yang baik hingga mampu menempuh jarak 120 km dalam penggunaan normal. Rangka sepedanya yang sederhana hanya memiliki bobot sekitar 18 kg. Ketika dalam keadaan diam, hanya tinggal pasang – plug and play – charger untuk mengisi dayanya, dimana membutuhkan waktu 6 jam dari keadaan kosong untuk membuatnya terisi penuh.

Ada layar sentuh yang terhubung dengan body sepeda bagian depan yang berfungsi untuk mengontrol kecepatan, mengunci sepeda atau mendapatkan sebuah dorongan akselerasi. Namun akan lebih bagus lagi ketika sepeda dihubungkan dengan smartphone.

Sepeda listrik

Source: thenextweb.com

Ketika anda membuka aplikasi VanMoof pada perangkat iOS atau Android, anda dapat mengontrol sepeda sepenuhnya tanpa perantara kabel. Di dalam sepeda telah tertanam chip 3G yang membuat anda bisa mengunci posisi sepeda agar tidak bisa digerakkan, menyalakan lampu atau menyesuaikan pengaturan kecepatan langsung dari ponsel anda.

Fitur ini menggunakan kombinasi Bluetooth dan konektivitas internet yang membuatnya terlihat ajaib, yang terjadi secara langsung tepat pada saat itu juga ketika anda akan menggunakan sepeda tersebut. Ada beberapa trik yang terlihat seperi sihir dimana ponsel anda mampu mengunci sepeda secara langsung, dibandingkan dipusingkan dengan penggunaan kunci sepeda manual dan resiko kehilangan atau lupa kombinasi kunci.

Bahkan lebih baik dari itu, di dalamnya tertanam fitur GPS. Jadi melalui aplikasi perantara di ponsel, lokasi sepeda bisa dilihat kapan saja dan fitur “Theft Tracking” bisa anda aktifkan apabila sepeda anda dicuri untuk memudahkan pelacakan pelaku pencurian.

Pendiri perusahaan VanMoof, Taco Carlier, mengatakan kepada kami bahwa dari beberapa sepeda yang telah dicuri sejak prototipe fitur tersebut dimulai, mereka telah berhasil mendapatkannya kembali berkat fitur ini dan melalui kerjasama dengan pihak kepolisian.

Source: thenextweb.com

Adalah hal yang penting ketika anda mempertimbangkan ketika melakukan investasi untuk membeli sepeda Electrified S, karena dengan adanya fitur keamanan ini akan membuat anda terhindar dari kerugian sebesar Rp. 42.000.000. Selain itu karena bagian-bagian sepeda dibuat sendiri di VanMoof, dan berfungsi sebagai satu kesatuan membuatnya tidak bisa dipasang di sepeda lain. Ekslusifitas ini tentu membuat pencuri berpikir 2 kali sebelum mencurinya.

Kami melakukan pengujian sepeda di Amsterdam, di mana jalan-jalan relatif datar yang memberikan sensasi mengendarai sepeda yang lebih lancar dan tenang, yang menghilangkan prasangka bahwa saya sedang mengendarai sepeda listrik. Ini seperti mendapatkan sedikit dorongan saat anda pergi bersepeda, dan tidak akan berjalan kecuali anda mulai menggerakkan pedalnya.

aplikasi vanmoof

Source: thenextweb.com

Sepeda ini benar-benar mudah digunakan, namun untuk kota-kota berbukit atau yang cukup macet seperti di San Francisco atau Brooklyn, bersepeda bisa jadi lebih merepotkan.

VanMoof mengakui bahwa sepeda listrik hanya mampu menarik kalangan tertentu saja, namun demikian perusahaan berharap bahwa dengan membangun sepeda dengan desain yang keren, pintar dan menarik mampu meyakinkan banyak orang bahwa bersepeda adalah pilihan yang lebih baik.

Ketika saya bertanya kepada Carlier, yang merupakan desainer industri perdagangan, mengapa tidak ada orang yang membuat sebuah sepeda listrik yang diinginkan oleh orang-orang, dia mengatakan kepada saya bahwa masalahnya adalah sebagian besar produsen membeli bagian-bagiannya dari luar dan kemudian merakitnya bersama-sama untuk bisa dibuat menjadi 1 unit sepeda utuh.

Dibanding melakukan hal itu, VanMoof bekerja dengan perusahaan-perusahaan lain untuk merancang bagian-bagian sepedanya sendiri. Sebagai contoh, lampu depan yang begitu terang yang sesuai dengan frame depan sepeda dirancang dan dibangun sebagai bagian kemitraan dengan perusahaan Philips

Perusahaan ini masih merendah tentang bagaimana rencana masa depan sepeda mereka, yang memiliki perangkat lunak yang dapat diperbaharui melalui koneksi USB.

Carlier membayangkan masa depan di mana perusahaan seperti Google, yang memiliki ribuan sepeda di markas besarnya di Mountain View, lebih memilih untuk membeli sepeda pintar ini sebagai gantinya.

Source: thenextweb.com

Jika hal itu terjadi, lokasi sepeda akan mudah dilacak dan memungkinkan hanya karyawan bersangkutan yang bisa membuka mereka sehingga mampu menangani keterbatasan sepeda dalam layanan bike sharing di tempat-tempat tertentu.

Saat ini, konektivitas disertakan sebagai bagian dari pembelian sepeda, berkat kemitraan di kota-kota dimana sepeda ini dijual. Dalam jangka pendek tidak diperlukan penggunaan kartu SIM atau mendaftarkan diri dalam sebuah layanan operator, untuk membuatnya bekerja.

Menghubungkan sepeda ke internet berasal dari pertimbangan lain, seperti apa yang terjadi ketika baterai sampai habis. Masih bisakah saya membuka kunci sepeda? Ya bisa, ternyata perusahaan telah memikirkan hal itu. Ada baterai cadangan yang akan menjaga sistem kecerdasan tetap berjalan selama seminggu bahkan jika charger utamanya mati.

Sepeda Electrified S benar-benar merupakan sepeda masa depan, dan satu-satunya hal yang membuat saya takut adalah tag harganya.

Di tempat-tempat yang tidak memungkinkan untuk bersepeda dengan normal mungkin faktor harga memang memberatkan, namun adalah harga yang sepadan untuk dibayar permanen apabila ingin membebaskan diri dari keramaian penggunaan kereta bawah tanah ataupun aktivitas pagi hari yang macet. Dan kelebihan lainnya dimana memiliki kemampuan terhubung dengan internet menjadikannya sebagai pemanis tambahan. Untuk lebih mengenal lebih jelas sepeda ini atau anda memiliki minat untuk memesannya, anda bisa berkunjung langsung ke situs resmi dalam tautan ini.