“Setidaknya bagi yang menggunakan smartphone mau tidak mau harus menganggarkan keuangan bulanan mereka untuk bisa membeli paket data internet. Besar kecilnya paket data internet yang digunakan biasanya ditentukan oleh kebiasaan pengguna. Namun kadangkala cukup banyak juga orang yang tidak menyadari beberapa kebiasaan menjadi penyebab borosnya pemakaian internet hingga memaksa mereka mengeluarkan biaya ekstra”

 – catatan editor –

Artikel asli dalam Bahasa Inggris oleh: Atul Dahiya

Ditranslasikan ke dalam Bahasa Indonesia oleh: Edy Kesuma

Dicek dan ditinjau ulang oleh: Reopan editor


Saat ini semakin banyak orang-orang yang tidak bisa lepas dari kebutuhan internet. Mulai munculnya fenomena kecanduan situs jejaring sosial, popularitas penyimpanan awan (cloud) yang semakin naik dan semakin banyaknya pengguna yang menggunakan aplikasi streaming seperti YouTube dan Netflix untuk melihat konten video atau film. Percaya atau tidak, smartphone yang kita gunakan secara harfiah tidak akan begitu berguna tanpa adanya konektivitas internet (kecuali telepon dan sms).

Namun, iklan-iklan yang menawarkan paket data internet unlimited menjadi semakin mahal dan pengguna terjebak dengan penggunaan pilihan paket data dengan sistem kuota yang lebih murah. Meskipun bisa memonitor penggunaan paket data mobile, kita masih memiliki resiko ketika penggunaan data telah melampaui batas dan dengan seketika dikenakan pemotongan biaya pulsa yang begitu besar. Hal ini bahkan lebih tidak mengenakkan dari kedengarannya dan membuat kesenangan menggunakan smartphone menjadi terenggut.

Meskipun demikian, pengguna android masih memiliki alasan untuk terhibur, kita masih bisa menghemat paket data internet dengan konfigurasi yang tepat dari perangkat Android anda. Anda akan terkejut ketika menyadari bahwa anda menggunakan lebih sedikit data seluler hanya dengan melakukan sedikit pengaturan pada perangkat anda. Mari kenali beberapa hal yang diperlukan untuk mengetahui bagaimana menghemat paket data internet di Android:

Apa Itu Data Mobile / Data Seluler?

Menjadi hal yang penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan data mobile atau data seluler, sebelum kita melanjutkan ke pembahasan berikutnya dan menunjukkan bagaimana kita dapat membatasi penggunaannya. Data mobile / seluler adalah konektivitas internet yang bisa diakses dari mana saja, yang disediakan oleh penyedia layanan mobile / seluler di tempat anda dan memberikan anda akses internet kemanapun anda pergi (selama jaringan tersedia). Anda juga mendapatkan kebebasan terlepas dari ketergantungan konektivitas kabel. Namun, terdapat kebenaran tersembunyi dibalik kemudahannya. Biaya yang dikenakan jauh lebih mahal ketika menggunakan data mobile / seluler dibandingkan dengan menggunakan koneksi broadband. Sehingga menjadi hal yang penting untuk mengetahui bagaimana agar bisa menggunakan paket data mobile / seluler dengan cerdas untuk menghindari tagihan biayanya yang cukup mahal.

Matikan Data Mobile Ketika Tidak Digunakan

Ada saat-saat ketika anda tidak menggunakan telepon pada periode waktu tertentu, seperti saat anda mengemudi atau ketika tidur atau ketika anda berada dalam sebuah rapat. Yang harus anda lakukan adalah, masuk ke panel notifikasi pada ponsel android anda dan rubah pilihan data seluler menjadi Off seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini.

Nonaktifkan Mobile Data

Pengaturan Mobile Data

Anda dapat meng-off-kan data seluler untuk menghindari penggunaan data yang berlebihan di waktu-waktu tertentu, dalam kasus dimana anda sendiri tidak sedang menunggu email atau pemberitahuan yang mendesak, yang mana anda tidak akan dapat memeriksanya jika anda sendiri tidak dalam online atau terhubung dengan internet.

Gunakan WiFi Ketika Akan Meng-Update Aplikasi

Buka aplikasi Play Store di ponsel android anda lalu masuk ke opsi pengaturan dan periksa mode update aplikasi. Pastikan bahwa opsi “Auto-update apps over Wi-Fi only” telah dipilih seperti yang diperlihatkan pada gambar dibawah ini.

Update Aplikasi Dari WiFi

Anda juga bisa memilih untuk tidak melakukan update aplikasi sama sekali. Namun, jika anda melakukannya, anda harus memperbaharui aplikasi secara manual dan meluangkan waktu untuk melakukannya. Bahkan lebih dari itu, anda mungkin saja lupa mengupdate aplikasi dalam waktu yang lama dan mungkin melewatkan update penting beberapa aplikasi yang memang benar-benar penting, terutama berkaitan dengan keamanan aplikasi.

Batasi Pemakaian Paket Data Yang Berjalan Di Belakang Layar

Ada aplikasi yang berjalan di belakang layar dan menguras paket data anda tanpa anda sendiri sadari. Dalam versi Android Ice-Cream-Sandwich atau versi lain yang lebih baru, anda dapat memeriksa aplikasi mana dan berapa banyak data yang digunakan dengan masuk ke opsi Data Usage di pengaturan dan klik pada masing-masing aplikasi yang terdaftar di sana.

Ambil napas dalam-dalam dan perhatikan angka-angka yang muncul dalam diagram. Jumlah “Foreground” menunjukkan data yang digunakan saat anda benar-benar membuka aplikasi dan jumlah “Background” memberitahu anda tentang jumlah data yang digunakan saat aplikasi berjalan di belakang layar.

Pembatasan Aplikasi Di Belakang Layar

Anda dapat memeriksa statistik ini untuk setiap aplikasi dan jika melihat aplikasi tertentu yang menggunakan data lebih banyak dari yang anda inginkan ketika berjalan di belakang layar, anda bisa melakukan “pemblokiran” di bagian bawah pada menu “Restrict background data” dan memberikan tanda centang pada kotak kecil di sebelahnya.

Simpan Muatan Konten Berat Sebelumnya

Orang-orang saat ini menjadi semakin teliti pada penggunaan paket data internet di ponsel android mereka. Dan sebagai hasilnya saat ini ada banyak aplikasi yang mulai menawarkan fitur “caching” dimana memungkinkan anda mendownload data melalui WiFi di waktu sebelumnya dan membuatnya tersimpan ketika anda sedang offline atau ketika sedang menggunakan data seluler. Spotify dan YouTube adalah dua aplikasi yang memungkinkan mendowload playlist sebuah lagu atau video untuk bisa anda lihat nanti ketika sudah tidak menggunakan WiFi.

Cache Pada YouTube

Sebagian besar aplikasi dengan pemakaian data yang cukup besar, menawarkan fitur “preloading,” satu-satunya hal yang harus anda ketahui adalah mengetahui dimana tempat melakukan pengaturannya. Anda hanya perlu masuk ke menu pengaturan aplikasi seperti YouTube pada ponsel android yang sudah menggunakan versi Ice-Cream-Sandwich atau versi terbaru lainnya. Dengan cara ini anda mampu menghemat pemakaian paket data dalam jumlah besar dan membantu mengurangi penggunaan paket data seluler bulanan anda.

Menyimpan Histori Rekaman Penggunaan Data

Android menawarkan opsi untuk menyimpan histori penggunaan data seluler anda. Ini adalah salah satu fitur menarik yang jarang dimanfaatkan. Melalui opsi “Data Usage” anda dapat melacak penggunaan data dan melihat aplikasi mana yang menggunakan banyak data. Hal ini juga memungkinkan anda untuk mengatur batas penggunaan data dan menampilkan peringatan ketika penggunaan data telah mencapai tahap awal peringatan. Anda bisa mengkonfigurasi ponsel android anda sedemikian rupa untuk bisa memberikan peringatan kepada anda ketika penggunaan data telah mencapai batas 80% dan benar-benar mengubah data seluler menjadi “Off” ketika telah mencapai 100%. Meskipun, pilihan penggunaan data di android anda disebabkan oleh pemakaian yang berbeda-beda, fitur ini dapat membantu anda lebih peduli pada pemakaian rata-rata data seluler dan mencegah pemakaian data yang berlebih.

Histori Pemakaian Data

Download File-File Besar Hanya Melalui WiFi

Kecuali memang benar-benar diperlukan, anda harus menghindari mendownload file besar seperti lagu dan video ketika menggunakan data seluler. Sebaliknya lebih baik anda menyimpan file tersebut untuk didownload di lain waktu saat anda tersambung ke jaringan WiFi. Semua tindakan ini bisa anda lakukan untuk keuntungan anda sendiri dan cukup bermanfaat dalam jangka waktu panjang dalam mencegah pemborosan pemakaian data akibat konten-konten atau file-file besar seperti video.

Persiapkan Peta Offline Ketika Akan Travelling

Google Maps saat ini memungkinkan anda menyimpan data “cache” peta di ponsel android anda. Walaupun membutuhkan waktu dan data untuk men-download peta, namun sekali file download tersimpan, anda bisa menggunakannya secara offline dan bernavigasi. Anda dapat men-download suatu peta saat anda terhubung ke jaringan WiFi dan menyimpan data peta ketika akan bepergian. Tidak perlu mendownload keseluruhan peta (apalagi seluruh dunia). Anda hanya perlu menentukan porsi peta yang ingin anda “cache” dan ketik “ok maps” di kolom bar pencarian Google Maps dan peta akan di-cache untuk penggunaan offline.

Simpan Cache Peta

Anda juga dapat menggunakan aplikasi navigasi yang dijalankan secara offline seperti Sygic yang bisa menyelamatkan anda dari kesulitan mengakses peta online jika menggunakan koneksi data seluler ketika dalam perjalanan. Ingatlah untuk men-download atau menyimpan “cache” peta untuk penggunaan offline pada ponsel android setiap kali anda hendak bepergian.

Pergunakan Kompresi Data

Cukup banyak situs-situs web yang ada saat ini tidak dioptimalkan untuk penggunaan ponsel (umumnya situs web lebih optimal ketika diakses dengan laptop atau pc) sehingga memungkinkan terjadinya pemakaian data yang cukup banyak. Sementara di sisi lain beberapa situs mungkin menghabiskan paket data anda karena menggunakan tampilan iklan yang berat (cuplikan video atau suara).

Kompresi Data

Anda dapat menghindari masalah ini dengan menggunakan browser atau perambah yang memungkinkan kompresi data sebelum diakses dari perangkat ponsel, sehingga mengurangi pemakaian data. Meskipun dengan kompresi mungkin berarti mengorbankan kualitas tampilan, konten tetap dapat dinikmati dan menghemat penggunaan paket data seluler bulanan anda. Opera dan Chrome adalah contoh browser yang menawarkan fitur kompresi data yang bisa anda coba.

Sesuaikan Setelan Sinkronisasi Akun

Periksa pengaturan sinkronisasi akun anda. Mungkin saja ponsel Android anda menjalankan sinkronsisasi otomatis (Auto-Sync). Anda harus memastikan bahwa Auto-Sync harus dinonaktifkan untuk beberapa aplikasi seperti Facebook dan Google+ karena mereka menggunakannya untuk melakukan sinkronisasi data-data berat seperti foto dan video.

Penyesuaian Sinkronisasi Akun

Hal ini membuat mereka menjadi aplikasi rakus yang menghabiskan paket data internet, yang pada dasarnya fitur tersebut tidak benar-benar anda perlukan. Oleh karena, bijaksanalah untuk menentukan mana akun aplikasi yang perlu aktif dan mana yang perlu dinonaktifkan ketika akan disinkronkan.

Jika ada tips tambahan yang belum ada disini, dengan senang hati masukan anda saya tunggu di kolom komentar.