“Menikmati internet dengan kecepatan hingga 100 Mbps untuk pemakaian di rumah bukan lagi sebuah mimpi. Di Indonesia setidaknya sudah ada 2 ISP besar yang menawarkan layanan tersebut. Namun seringkali kita menemui keluhan-keluhan dimana kecepatan yang didapat ternyata tidak sesuai dengan apa yang ditawarkan atau seiring dengan waktu kecepatannya menjadi menurun. Internet lambat bisa jadi disebabkan oleh ISP anda, atau mungkin juga karena beberapa faktor di luar ISP”

 – catatan editor –

Artikel asli dalam Bahasa Inggris oleh: Adam Dachis

Ditranslasikan ke dalam Bahasa Indonesia oleh: Edy Kesuma

Dicek dan ditinjau ulang oleh: Reopan editor


Dear Lifehacker,

Saya menggunakan koneksi internet yang lumayan cepat, namun seringkali tidak sesuai dengan apa yang ditawarkan oleh layanan tersebut. Kadang saya hanya mendapat setengah dari kecepatan yang harus saya bayarkan. Dan kadang di lain waktu, koneksi upstream memang benar-benar bekerja. Saya telah melakukan berbagai pengulangan konfigurasi modem yang diperlukan namun saya masih tetap mengalami masalah ini. Apakah ada ide tentang hal ini?

Salam,
Sporadically Sluggish

alasan internet lambat

Dear SS,

Ya! Ada banyak ide! Koneksi internet lambat disebabkan oleh berbagai alasan. Kadang permasalahannya berada di ISP (Internet Service Provider) yang anda gunakan dan kadang anda sendirilah penyebabnya. Mungkin juga karena keduanya. Mari lihat beberapa penyebab umum mengapa koneksi internet menjadi lambat dan melihat kembali dasarnya.

Internet Lambat Bukan Karena Koneksi, Tetapi WiFi Anda Penyebabnya

Anda menggunakan layanan internet yang cepat, namun WiFi dapat menurunkan kecepatannya dalam berbagai cara. Kebanyakan pengguna tidak dapat menikmati semua bandwidth mereka karena sinyal penerimaan WiFi yang buruk. Terdapat beberapa cara untuk meningkatkannya, namun cara-cara tersebut hanya akan membuat anda kebingungan. Ketika menggunakan internet tanpa sarana kabel atau wireless, anda setidaknya harus menurunkan ekspektasi anda sedikit.

Mari lihat apa ekspektasi anda dari situasi ideal yang ada (bukan kecepatan maksimum secara teoritis yang ada pada setiap generasi teknologi wireless):

  • WiFi 802.11ac : Memiliki kecepatan download (downstream) sekitar 50-80mbps, dimana dipengaruhi juga oleh kualitas penerimaan. Namun jika anda memiliki sebuah koneksi internet yang melebihi tingkat kecepatan ini, anda tidak perlu khawatir mengalami penurunan kecepatan internet.
  • WiFi 802.11n : Memiliki kecepatan download (downstream) sekitar 25-30mbps, dan mungkin berkurang jika anda menggunakan perangkat dengan penerimaan yang buruk. Meskipun secara teoritis 802.11n bisa menangani kecepatan yang lebih tinggi, dan beberapa router memiliki kemampuan mendongkrak bandwidth anda dengan fitur yang disebut dengan MIMO, kecepatan yang di dapat masih berada di kisaran standar yang banyak digunakan oleh orang-orang pada umumnya.
  • WiFi 802.11g : Memiliki kecepatan download (downstream) sekitar 5-15mbps. Jika anda menggunakan perangkat yang masih menggunakan WiFi 802.11g, mungkin ini adalah waktunya anda untuk menggantinya terutama jika layanan internet yang anda gunakan lebih cepat dari spesifikasi hardware yang tercantum.

Sebelum anda berasumsi bahwa anda tidak mendapatkan kecepatan sesuai dengan apa yang anda telah bayar, pastikan ekspektasi anda juga benar. Coba lakukan beberapa perbandingan, matikan proses download dan jalankan pengukuran kecepatan dari web Speed Test dari komputer dengan menggunakan koneksi kabel (via port LAN), bukan dengan WiFi, lalu bandingkan hasilnya. Jika ternyata komputer menampilkan kecepatan yang sesuai dengan harapan anda, maka WiFi anda-lah yang bermasalah. Jika masalah ini hanya terjadi di bagian tertentu sudut rumah anda, maka cobalah untuk memindahkan router ke tempat lain yang lebih strategis. Beberapa tips dalam artikel ini mungkin bisa membantu anda untuk menentukan dimana tempat terbaik untuk menempatkan perangkat WiFi anda. Dan untuk penanganan WiFi yang lebih lengkap, artikel dalam tautan ini bisa membantu anda : “Mengoptimalkan Koneksi WiFi Sendiri Tanpa Ahlinya.”

Bukan Karena Koneksi, Tetapi Orang Lain Yang Menyebabkannya

Meskipun hasil Speed Test mampu membeberkan kecepatan internet yang anda gunakan, bukan berarti anda akan selalu bisa mendapatkan kecepatan tersebut. Sebagai contoh, jika koneksi anda menyediakan kecepatan download hingga 25mbps, server dimana anda terkoneksi harus memiliki kecepatan upload yang sama. Bukan hanya anda saja yang terkoneksi, namun ada banyak orang sehingga akan ada banyak bandwidth yang digunakan. Situs-situs besar memiliki jumlah bandwidth yang luar biasa besar dan mampu memenuhi kecepatan yang anda miliki pada beberapa waktu. Namun banyak juga yang tidak mampu melakukannya. Ini bukan berarti terdapat masalah pada koneksi anda, namun server tempat anda terkoneksi tidak dapat menyamai aliran kecepatan internet anda yang anda miliki karena ada orang lain selain anda yang juga mengakses server mereka (bahkan bisa saja sangat banyak).

tes kecepatan internet

Pengukuran Kecepatan Internet Dari Speed Test

 

Bagaimana anda bisa tahu hal itu? Jika hasil Speed Test anda terlihat bagus itu adalah salah satu tanda. Secara pribadi, saya menyukai server yang bisa diandalkan dimana saya bisa terkoneksi dan mendapatkan rata-rata kecepatan download yang spesifik. Saya mencoba mengetes kecepatan yang saya dapatkan untuk mencari tahu apakah saya bisa memaksimalkan kecepatan koneksi saya atau tidak. Server penyedia hostingan (Web Host) cenderung berjalan dengan baik. Jika anda tidak memiliki tempat untuk bisa melakukan pengecekan Speed Test dari luar, perhatikan beberapa situs-situs besar terpercaya yang menyediakan konten download. Ketika anda berada pada suatu web dengan kecepatan download yang stabil, cobalah lakukan pengetesan saat anda rasa koneksi internet anda tidak sedang berada pada waktu aktifitas padat.

Mungkin BitTorrent Anda Dalam Keadaan Aktif (Atau Sedang Ada Proses Download)

Jika anda memiliki beberapa perangkat komputer (atau sebuah NAS – Network Attached Storage) di dalam rumah, mungkin anda tidak sengaja membiarkan suatu proses BitTorrent berjalan. BitTorrent membiarkan file-file yang telah anda download bebas tersedia kepada orang lain dalam waktu yang tidak terbatas. Proses download setidaknya akan berhenti ketika file telah didapatkan. Pada keadaan dimana anda tidak memiliki file untuk ditambahkan sendiri secara otomatis, anda tidak perlu khawatir kecepatan download (downstream) anda akan terkuras. Namun, proses upload, dapat menjadi masalah besar jika anda lupa mematikan BitTorrent.

Anda dapat mengatasi masalah ini hanya dengan mengeceknya langsung ketika koneksi internet anda terasa lambat, namun jika anda sering melupakannya maka hal ini tidak akan banyak membantu. Untungnya, kebanyakan aplikasi BitTorrent client, memiliki fitur pembatasan dan penjadwalan. Dengan adanya pembatasan anda bisa membatasi aliran koneksi data upload dan download yang bisa digunakan oleh BitTorrent. Tentukan angka dalam client anda – katakan 100kbps – dan dia tidak akan melampui angka tersebut. Fitur penjadwalan selangkah berada di depan dengan pembatasan yang tetap berlaku dan mampu menutup semua trafik internet pada waktu yang telah ditentukan dalam suatu hari. Jika anda hanya ingin BitTorrent berjalan ketika anda sedang bekerja, anda bisa membatasi prosesnya (atau mematikannya) dengan mengatur jadwal bandwidth dalam settingan program client anda.

Tentu saja, BitTorrent bukanlah satu-satunya yang menguras kecepatan koneksi anda. Terdapat banyak aplikasi-aplikasi yang berjalan di belakang layar dan membuatnya menjadi lambat, mungkin hanya sebentar atau mungkin dalam waktu yang cukup lama. Aplikasi seringkali menjalankan proses updatenya sendiri. Ada beberapa contoh aplikasi seperti Steam yang mampu menguras bandwidth ketika mereka mendownload beberapa update. Maka usahakanlah untuk selalu mengecek apapun yang mampu menggunakan koneksi anda yang dampaknya bisa menurunkan kecepatan koneksi secara keseluruhan.

Perangkat Router Anda Mungkin Tidak Melakukan Tugasnya Dengan Baik

Router adalah sebuah perangkat komputer kecil yang mengelola jaringan anda. Kadangkala mereka bekerja terlalu keras dan menyebabkan timbulnya masalah pada koneksi. Itulah mengapa banyak router perlu direstart secara berkala. Kadang anda bisa dengan mudah memperbaikinya, namun kadang anda sulit memecahkan masalahnya. Sayangnya, router bermasalah seringkali tidak benar-benar mati. Sebaliknya, mereka benar-benar tidak bekerja dan anda mungkin tidak segera menyadarinya. Jika router anda menjadi tidak berguna, mungkin anda perlu menggantinya dengan yang baru.

Seperti yang sering diinformasikan, kadang anda dapat memperbaiki masalah dalam router anda dengan melakukan penyesuaian pengaturan dan mehamami bagaimana alat tersebut bekerja. Pada router yang bagus terdapat fitur untuk bisa mengganti saluran atau channel WiFi untuk menghindari terjadinya interferensi gangguan sinyal. Pada beberapa kasus tertentu, anda bahkan dapat mendongkrak kekuatan transmisinya sedikit lebih jauh, meskipun kadang hal ini dapat menyebabkan terjadinya masalah lain akibat terlalu memaksa perangkat router untuk bekerja. Anda dapat membaca tentang bagaimana cara teknisnya pada artikel ini. Seringkali, sedikit penyesuaian pada saluran atau channel dapat membuat sebuah perbedaan yang besar.

Sebuah router yang bagus juga memiliki pengaturan QoS (Quality of Services), yang mana dapat mencegah terjadinya monopoli bandwidth. Jika orang-orang di dalam rumah membuat koneksi menjadi lambat tanpa sebab yang pasti, anda dapat memberi pembatasan penggunaan koneksi internet berdasarkan IP address perangkat yang mereka gunakan. Anda juga dapat membatasi bandwidth menggunakan aplikasi-aplikasi tertentu. Untuk mengetahui bagaimana menggunakan Qos, anda bisa membaca panduan dalam tautan artikel ini.

Terdapat Masalah Pada Line Atau Modem Anda

Jangan lupa salah satu yang paling sering menjadi sumber masalah adalah ISP anda. Modem yang mereka sediakan bukanlah modem yang bagus atau kadang bekas sudah pernah terpakai. Selain itu, mereka juga yang menyediakan sambungan line ke dalam rumah anda, apakah itu melalui line telepon, fiber atau kabel lainnya. Sambungan line tentunya ditarik dari luar rumah anda dimana pastinya terdapat ancaman serangga, hewan liar, perubahan kondisi cuaca dan berbagai hal ekstrim lainnya. Saya pernah mengalami cukup banyak masalah aneh, seperti salah satunya seekor tikus tanah yang menggali di area dimana kabel saluran line berada. Saya juga pernah mengalami dimana teknisi yang melakukan pemasangan melakukan pekerjaan yang buruk ketika menyambungkan kabel line ke dalam bangunan. Banyak hal yang bisa terjadi, jadi jika anda ingin mengatur semua hal dengan baik, anda harus menelepon ISP anda.

Kebanyakan ISP tidak akan mengirimkan teknisi support mereka ke lapangan jika masalah yang terjadi bukan masalah yang cukup rumit. Kadang panduan melalui telepon langsung dari ISP cukup efektif mengatasi masalah-masalah yang sifatnya kecil. Jadi sediakan waktu sekitar 30 menit untuk melakukan pengecekan sendiri. Lepas modem anda ketika layanan ISP memandu anda, pasang kembali beberapa menit setelahnya dan ulangi hingga sampai 3 atau 4 kali. Segera setelah anda berhasil meyakinkan mereka bahwa masalahnya cukup rumit, pastikan bahwa anda ingin seorang teknisi datang ke rumah anda untuk melakukan pengecekan langsung terhadap masalah yang terjadi.

Ketika teknisi telah datang, jika mereka tidak bisa segera menemukan masalahnya, mereka seringkali akan menyarankan untuk melakukan pemantauan sambungan line selama beberapa hari. Dengan cara ini mereka bisa melihat apapun keanehan yang terjadi dalam rentang waktu tersebut dan akan datang kembali untuk mengganti sambungan line jika memang itu yang harus dilakukan. Tentu saja masalah ini bisa terjadi karena berbagai penyebab. Pastikan saja meminta kepada ISP anda untuk menemukan sumber permasalahannya sampai mereka berhasil memperbaikinya.

Salam Hangat,
Lifehacker