“Walaupun hanya kerja magang, status bahwa seseorang pernah mendapatkan pengalaman kerja di Google cukup memberi jaminan untuk mendapatkan kerja di tempat lain. Sayangnya banyak orang yang pesimis sebelum mencoba mengajukan lamaran kerja magang di Google. Google tidak menilai seseorang itu pintar hanya dari lampiran nilai IPK, namun juga orang-orang dengan kepribadian yang unik dan kreatif”

 – catatan editor –

Artikel dalam Bahasa Inggris oleh: Alicia Glenn

Ditranslasikan ke dalam Bahasa Indonesia oleh: Edy Kesuma

Dicek dan ditinjau ulang oleh: Reopan editor


Bagi kebanyakan orang, mengajukan lamaran kerja magang di Google tampaknya seperti sesuatu yang sulit untuk dijangkau.

Maksud saya, seseorang yang benar-benar bekerja di Google? Orang-orang jenius di sekolah yang tidak pernah kita ajak bicara, bukannya orang-orang biasa seperti kita yang bisa berteman dengan siapa saja.

Pendapat seperti itu sangat disayangkan, karena asumsi tersebut menghalangi banyak orang untuk mencobanya, karena mereka merasa seolah-olah mereka tidak memiliki kesempatan.

 

kerja magang di Google

Musim panas sebelum tahun terakhir saya di perguruan tinggi, saya akhirnya mendapatkan tawaran untuk bekerja magang di Google. Sebelumnya, ketika saya mencoba mengirim lamaran, saya pikir saya tidak mempunyai kesempatan, karena saya tidak berasal dari sekolah elit ataupun seseorang yang memiliki IPK sempurna 4,0. Tapi meskipun dengan IPK dibawah, lihatlah sendiri! Saya mendapatkan kesempatan tersebut.

Menurut perekrut, mengajukan lamaran kerja magang di Google lebih sulit daripada masuk ke Universitas Stanford atau Harvard. Tahun ketika saya mengajukan lamaran, mereka menerima sekitar 2% dari keseluruhan pelamar mereka (ada sebanyak 1.600 orang yang melamar). Saya bukan orang jenius, lalu bagaimana saya bisa menonjolkan diri dari sekian banyak orang?

 

Tuliskan Hal-Hal Yang Menarik Dalam Surat Lamaran Anda

Berikut ini beberapa hal yang saya tulis:

Anda mungkin berpikir bahwa anda tidak memiliki sesuatu yang keren untuk ditulis pada lamaran anda. Namun sebenarnya, anda bisa. Bicarakan tentang hobi dan minat anda. Mungkin anda memiliki kegemaran mengkoleksi batu karang sejak usia lima tahun. Mungkin anda memiliki setiap action figure super hero ketika mereka dirilis . Itu salah satu hal yang menarik.

Mereka ingin tahu sedikit tentang anda, dan apa yang bisa anda sampaikan ke Google. Ini adalah waktu bagi anda untuk bersinar, dan berbagi beberapa aspek unik kepribadian anda yang lain yang tidak dimiliki orang lain. Perusahaan yang lebih tradisional atau dengan sistem lama mungkin tidak menghargai hal-hal kecil seperti ini.

 

Persiapkan Diri Anda Sebanyak Mungkin Untuk Wawancara Telepon

Saya mempersiapkan dua perangkat ponsel, satunya ponsel model lawas dan satunya lagi perangkat generasi masa kini yang sudah terbiasa saya gunakan untuk meng-Google mencari informasi. Saya cukup terkejut karena topik wawancaranya sangat dekat dengan hal-hal yang ada disekitar saya dan tidak menakutkan seperti yang saya pikir sebelumnya. Perekrut seringkali mengajukan pertanyaan tentang diri saya sendiri, dan tentu apa saja yang saya ketahui tentang periklanan suatu produk. Mereka juga meminta saya untuk membahas beberapa website/blog favorit saya.

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang mereka ajukan dulu ketika saya akan bekerja magang di Google :

  • Apa yang akan anda lakukan dengan uang 100 juta dolar?
  • Apa hal besar berikutnya yang mungkin terjadi?
  • Beritahu kami tentang produk non-Google yang anda sukai. Bagaimana anda akan memperbaikinya? Dalam cara bagaimana anda memasarkannya kembali? Strategi apa yang akan anda gunakan?
  • Bagaimana anda menjelaskan AdSense kepada nenek saya?
  • Beritahu kami sesuatu tentang diri anda yang TIDAK ada pada resume/surat lamaran anda

 

Berjiwa Google: Syarat Wajib Untuk Kerja Magang Di Google

Wawancara bertatap muka langsung adalah tahap akhir dari proses perekrutan. Tujuannya adalah untuk memeriksa “Jiwa Google” anda. Pada dasarnya, mereka memeriksa kepribadian anda untuk melihat apakah anda bisa berkolaborasi baik dengan orang lain dan menjunjung tinggi mantra dari Sergey Brin dan Larry Page (pendiri), yaitu “Do not Be Evil” atau “Jangan Menjadi Jahat.”

 

Bersihkan Status Media Sosial Anda

Yang satu ini berfungsi untuk menjelaskan diri kepada dunia luar. Namun, cukup mengejutkan bahwa masih ada orang-orang yang berpikir bahwa di masa ini perusahaan tidak akan memeriksa media sosial mereka. Saya mendengarnya langsung dari orang yang bersangkutan (yaitu, seorang perekrut dari Google).

Mereka menyebutkan selama masa orientasi, mereka terus memantau status kita di Facebook. Google adalah salah satu perusahaan yang paling kompetitif, sehingga mereka jelas akan menyaring kandidat mereka secara menyeluruh.

 

Perluas Jaringan Yang Anda Miliki

Google besar karena adanya referensi. Cara mereka berpikir adalah, karena anda luar biasa, tentu anda mengenal orang-orang yang luar biasa juga. Apakah anda tahu siapa saja yang sudah bekerja di perusahan tersebut? Apakah anda memiliki teman yang tahu seseorang yang bekerja di sana? Koneksi, bahkan jikapun koneksi yang anda miliki hanya berupa koneksi pihak ketiga, itu lebih baik daripada tidak sama sekali.