“Google telah merilis sistem operasi mobile terbarunya yaitu Android Nougat. Versi Android yang tentunya menghadirkan beberapa pembaharuan dan perbaikan dari versi Marshmallow”

 – catatan editor –

Artikel asli dalam Bahasa Inggris oleh: Kris Carlon

Ditranslasikan ke dalam Bahasa Indonesia oleh: Edy Kesuma

Dicek dan ditinjau ulang oleh: Reopan editor


Android Nuogat telah hadir saat ini dan menjadi sesuatu yang menarik untuk dicoba. Mungkin tidak sedramatis perubahan seperti yang kami temukan pada Android Lollipop, dua versi sebelumya. Namun Nougat memberikan lebih banyak peningkatan dan perbaikan dari versi Marshmallow, bersama dengan beberapa perubahan fungsi yang lebih baik. Berdasarkan hal itu, mari bersama-sama dengan kami melihat apa perubahan besar yang ada pada Android 7.0 ini – baik tampilan antarmuka maupun yang ada dibaliknya – dalam ulasan menyeluruh kami dibawah ini.

android nougat

Catatan Kecil Tentang Android Nougat

Bagi siapapun yang sebelumnya sudah melihat preview Android N versi developer, pasti akan menemukan banyak kemiripan fitur-fitur yang dihadirkan pada versi final Android Nuogat. Wujudnya sangat mirip dengan apa yang ditemukan pada Android N 5 versi developer yang resminya di download secara OTA (Over the Air) dengan ukuran cukup kecil yaitu, 49,5 MB. Jauh lebih kecil dibandingkan jika meng-updatenya dari Marshmallow yang mencapai ukuran 1,1 GB.

Beberapa orang mungkin sudah melihat beberapa fitur dalam Android Nougat. Namun kami akan memberikan ulasan Android 7.0 menggunakan pendekatan perspektif seorang pengguna awam – seseorang yang sama sekali belum pernah melihatnya sebelumnya. Kami ingin memberikan ulasan Android 7.0 yang lebih luas lagi, sekaligus perbandingannya dengan Android Marshmallow secara relevan dan juga menyediakan konteks berupa pembahasan fitur-fitur yang dihadirkan sebelum perilisan Android N, namun karena ketidakcukupan waktu untuk dihadirkan dalam versi final.

Android Nougat Dalam Seklias

Jika saya diminta untuk memberikan gambaran Android Nougat secara sekilas, saya akan berkata bahwa Android sedang menempatkan akarnya ke bawah. Secara umum saat menggunakannya, Android terasa semakin stabil sejak versi Lollipop dengan gestur kasar yang semakin sedikit, isu performa yang sudah semakin berkurang dan fokus yang lebih besar pada penyelesaian. Nougat adalah semua hal tentang perluasan fungsionalitas, peningkatan fitur-fitur yang telah ada dan pengembangan lebih jauh lagi dari apa yang memungkinkan dari stock-stock Android yang telah ada.

Seperti yang anda ketahui, Marshmallow memberikan banyak perubahan pada keseluruhan tampilan Lollipop namun menyatukannya dalam satu fitur besar seperti Doze Mode, sebuah fitur yang menggunakan API fingerprint dan beberapa lapisan ijin akses. Satu tahun setelahnya, Nougat menyusul dengan perlengkapan baru, mempertahankan desain Home Screen dan App Drawer dari Marshmallow, namun dengan penggalian yang lebih mendalam, meletakkan pondasi dasar untuk apa yang akan datang nantinya.

Terdapat beberapa fitur visual baru yang sudah pasti ada yaitu tampilan menu Setting dan area Notifikasi yang mengalami pendesainan ulang. Namun didalamnya juga terdapat lebih banyak lagi peningkatan fungsionalitas dan hal-hal menarik yang berjalan dibelakang layar Nougat, dibandingkan dengan yang hanya anda ketahui dari tampilan luarnya saja.

LEBIH SULIT

Sesi ini sepenuhnya akan dicurahkan untuk menjelaskan tentang fungsionalitas Multi Tasking dan Split Screen. Fitur ini bisa dibilang fitur paling mencolok di Nougat dan yang akan menjadi pusat perhatian – dan tentu saja menyebabkan banyak kebingungan. Ini dikarenakan sebaik-baiknya pengimplementasian mode multi-window dan fitur Multi Tasking lainnya di Nougat, terdapat potensi kerumitan di dalamnya dan membuat banyak orang tidak bisa mengabaikannya.

Bagaimana Mode Split Screen Bekerja

Nougat akhirnya menghadirkan fitur Split Screen dalam stok ROM resminya, sebuah fitur yang telah ada pada beberapa custom ROM sejak lama. Versi Android Nougat dibuat dengan cara yang lebih baik dari yang pernah kita lihat sebelumnya, namun juga menjadi sedikit… melewati batas. Jadi, tarik nafas dalam-dalam sebelum saya mulai mengajak anda menjelajahi bagaimana fitur ini bekerja.

Split Screen bekerja baik pada mode portrait maupun landscape, dengan hanya dua ‘jendela’ yang bisa diatur ukurannya dalam mode portrait. Para developer aplikasi bisa menyetel ketinggian minimal aplikasinya, namun pada mode landscape anda hanya bisa berada pada pembagian lebar 50:50, yang mana memang sudah seharusnya.

Mode Split Screen bisa diaktifkan dengan menahan lama tombol App overview/Recent app. Dapat juga diaktifkan dengan menekan lama App Picker (bilah-bilah preview aplikasi) dan menggesernya ke bagian atas layar. Anda bahkan bisa mengaktifkan sebuah gestur gerakan sehingga bisa membuatnya aktif ketika anda mengusap/menswipe tombol Overview. Sejauh ini, ada banyak pilihan yang bisa digunakan.

Yang menjadi aplikasi utama akan muncul di bagian atas jendela (atau di bagian kiri jika anda menggunakan mode landscape) dan anda akan bisa memilih aplikasi kedua dari App Picker yang langsung muncul secara otomatis. Atau, ketika App Picker ditampilkan pada jendela kedua, anda bisa menekan tombol Home untuk mencari aplikasi yang ada di layar utama atau membukanya dari App Drawer (tombol pintas menuju daftar semua aplikasi).

Bayangkan seperti ini: aplikasi yang berada di sebelah atas (atau yang di sebelah kiri pada mode landscape) adalah aplikasi utama, sedangkan aplikasi lainnya adalah aplikasi sekunder dan salah satu yang bisa di ganti-ganti dengan mudah. Dengan bayangan seperti itu, anda akan selalu ingin menjalankan mode multi window dengan membuka aplikasi-aplikasi yang anda sukai bergantian.

Quick Switch Adalah Yang Terbaik

Fitur Quick Switch pada dasarnya adalah proses shuffle atau pengocokan aplikasi-aplikasi yang paling sering digunakan. Ini bekerja dalam ruang lingkup sistem yang luas, jadi anda bisa menggunakan Quick Switch kapanpun ketika anda dalam layar penuh dan juga anda bisa menggunakannya di jendela kedua pada mode Split Screen.

Hanya dengan menekan dua kali tombol App Overview dan anda akan berpindah antar dua aplikasi yang paling sering anda gunakan di jendela kedua. (Gestur yang sama juga terjadi pada layar penuh ketika tidak dalam mode Split Screen).

Adanya fitur Quick Switch ini (mungkin juga merupakan fitur yang paling saya sukai) membuat anda bisa menjalankan tiga tugas dalam mode multi window. Sebagai contoh, anda bisa menonton video YouTube di jendela atas dan berpindah-pindah antara dua media sosial di jendela bawah. Atau anda bisa membuka email di jendela atas, sementara secara simultan berpindah antara aplikasi Note dan halaman web di jendela bawah. Bisa dibayangkan betapa hebatnya fitur ini.

Bekerja Dalam Mode Split Screen

Berbicara dari aspek tulis-menulis, mode multi window cukup cerdas jika berkaitan dengan masalah keyboard. Jika anda sedang menggunakan dua jendela dan perlu mengetik sesuatu di salah satunya (mengetik alamat web misalnya), jendela yang sedang aktif akan otomatis menyesuaikan ukurannya agar ada ruang untuk penampilan keyboard. Dan jendela akan kembali ke ukurannya semula setelah penggunaan keyboard selesai. Anda bahkan bisa melakukan drag dan drop teks tulisan antara dua jendela meskipun tidak semua aplikasi bisa menerapkannya.

split screen

Source: androidauthority.com

Keluar dari mode Split Screen juga cukup mudah. Tinggal geser garis pembagi ke atas untuk membuat aplikasi di jendela bawah menjadi mode layar penuh atau menggeser garis pembaginya ke bawah untuk membuat aplikasi di jendela atas menjadi ke layar penuh. Bisa juga dengan cara alternatif yaitu, dengan menekan lama tombol App Overview lagi maka aplikasi utama anda akan masuk ke mode layar penuh.

Menekan tombol Home ketika dalam mode Split Screen membuat aplikasi yang anda buka menjadi tertutup, tapi anda akan selalu tahu bahwa mode Split Screen masih aktif karena pada status bar tertampil warna dari aplikasi utama dan menekan tombol App Overview akan mengubahnya menjadi bentuk ikon Split Screen. Menekan dua kali tombol Overview akan mengembalikan tampilan Split Screen anda sebelumnya, sedangkan jika menekannya sekali akan membawa anda ke aplikasi utama dan mengganti aplikasi kedua menjadi tampilan App Picker (bilah-bilah aplikasi).

Ketika Mode Split Screen Tampak Aneh

Salah satu pendapat tentang multi window mungkin membuat anda berpikir betapa bagusnya fitur ini. Namun sebaliknya tidak dapat dipungkiri ada rasa ganjil yang anda temukan. Ketika anda membuka tab browser Chrome dalam mode Split Screen, menekan tombol Overflow membuat munculnya pilihan baru yang disebut “Move to other windows” yang mana membuat tab kedua di Chrome terbuka dalam mode Split Screen. Hal yang cukup aneh.

split screen nougat

Source: androidauthority.com

Akan tetapi, berdasarkan ukuran jendela Split Screen dari Chrome, membuka tab baru akan membuka bilah-bilah tab baik vertikal atau horizontal – dan membuatnya tampak aneh. Saya rasa memang bisa dimengerti, namun hal ini benar-benar tampak aneh. Masih belum cukup konsisten melakukan drag-drop teks di semua aplikasi, belum semua aplikasi mendukung mode Split Screen dan ketidakkonsistenan seperti contoh pada Chrome yang dijelaskan diatas menunjukkan bahwa fitur ini belum cukup dipersiapkan dengan baik.

Android Nougat juga memiliki isu seputar penyesuaian ukuran konten. Ukuran huruf dan perubahan lebar memiliki ketergantungan pada seberapa tinggi masing-masing jendela. Pada umumnya tidak menjadi masalah. Namun pada kasus tertentu seperti ketika membuka Gmail sebagai aplikasi pertama, kemudian membuka Google Play, tampilan bar pencarian di Google Play menjadi terpotong. Contohnya bisa dilihat dibawah.

tab android nougat

Source: androidauthority.com

Mengembalikan ukuran jendela ke ukuran semula bisa memperbaiki masalah ini namun masalah ini adalah bug yang seharusnya tidak pernah ada ketika versi final sudah dirilis, khususnya setelah berbulan-bulan dikeluarkannya versi preview developer. (Kasus dimana ada beberapa yang mendapatkan dan beberapa yang lain tidak mendapatkan fitur Night Mode adalah contoh bagaimana Google tampaknya kehabisan waktu dengan jadwal perilisan Nougat).

Seribu Satu Pertanyaan

Jika anda masih bisa mengikuti saya sejauh ini mungkin anda telah cukup baik membayangkan bagaimana bermanfaatnya mode Split Screen setelah beberapa saat belajar bagaimana menggunakannya. Yang menjadi pertanyaannya: Bisakah kita menyerap sepenuhnya?

Sayangnya bagi Google, sebagian besar pengguna Android tidak akan pernah meluangkan waktunya untuk mencari tahu semua seluk beluknya. Lebih jauh lagi, manfaat mode Split Screen dalam layar ponsel 5.5 inci masih bisa diperdebatkan dan penggunaan tablet yang semakin berkurang membuat kemungkinan mode Split Screen Nougat tidak akan pernah digunakan sebagaimana seharusnya. Jika anda menggunakan tablet dengan Android Nougat, maka anda akan seperti sedang dijamu secara istimewa.

LEBIH BAIK

Tidak semua hal terlihat berbelit-belit di Nougat. Beberapa fitur tampak datar, sederhana dan intuitif. Terlihat ada penambahan fitur-fitur baru dari fitur-fitur pokok yang sebelumnya ada di Marshmallow. Nougat hadir dengan memberikan banyak pembaharuan dari versi sebelumnya.

Pendesainan Notifikasi Dan Quick Reply (Kemampuan Menjawab Cepat)

Notifikasi di Android Nougat sekilas mendapatkankan perombakan tampilan, dimana menyerupai tampilan Google Now dalam bentuk daftar kartu dan sensasi datar Marshmallow dalam layar penuh. Anda akan bisa membaca lebih banyak informasi dan tidak akan ada ruang yang terbuang sia-sia yang mana banyak orang harapkan dari suatu notifikasi. Demikian pula, adanya notifikasi ini dan fitur Quick Reply membuatnya menjadi benar-benar bermanfaat. Cukup aneh karena tidak dihadirkan dari dulu namun baru dihadirkan sekarang.

Terdapat tiga tampilan dasar notifikasi Android Nougat. Pertama tampilan super ramping pada Lock Screen. Kedua tampilan layar penuh notifikasi dengan informasi yang lebih lengkap. Dan terakhir tampilan yang diperluas dengan penambahan menu ‘Quick Action,’ yang mana bisa diakses dengan men-swipe kebawah sebuah notifikasi atau dengan menekan salah satu notifikasi tersebut. Fitur Quick Action adalah apa yang menjadi nilai tambah atau kemampuan untuk memberikan respon dengan cepat. Tiga contoh tampilan notifikasi bisa dilihat pada gambar dibawah.

notifikasi

Source: androidauthority.com

Quick Reply sederhananya merupakan kemampuan untuk menjawab pesan secara langsung dari notifikasi tanpa perlu membuka aplikasi secara penuh. Ini adalah fitur yang fantastis dan salah satu yang akan menghemat banyak waktu anda dibandingkan dengan membuka dan memilah-milah aplikasi dalam tampilan penuh.

Namun, Quick Action tidak hanya itu saja. Anda secara langsung bisa men-share, menghapus, menyimpan dan lainnya hanya dari notifikasi. Kemampuan-kemampuan ini membuat notifikasi pada Nougat menjadi tempat yang lebih atraktif dan lebih responsif. Namun sekali lagi, belum semua aplikasi mendukung fungsi ini.

Prioritasisasi Notifikasi

Anda bisa menyingkirkan semua notifikasi dengan sebuah sentuhan dan memberi tahu Android berapa banyak informasi yang perlu ditampilkan dalam layar Lock Screen dengan mengaturnya di area Setting (Menu Sound juga memiliki sesi terpisah di Nougat). Namun anda juga bisa menekan lama tampilan notifikasi untuk mengakses pengaturan prioritasnya atau sedikit men-swipe ke samping lalu menekan gambar gerigi/gear untuk mengakses pilihannya.

Pilihan-pilihannya sangat mudah: tampilkan notifikasi secara senyap/silent, blok semua notifikasi, atau jangan men-silent atau memblok notifikasi. Anda juga bisa masuk ke halaman aplikasinya untuk mendapatkan kontrol yang lebih lengkap, termasuk memasukkannya ke dalam kategori whitelist (daftar perkecualian) notifikasi dimana akan tetap muncul meskipun anda dalam mode Do Not Disturb.

Notifikasi yang berlainan namun dalam aplikasi yang sama akan digabungkan bersama-sama, sehingga bisa lebih menghemat ruang dan membuat anda bisa menyingkirkan semuanya atau menampilkan semuanya ketika anda membutuhkannya.

System UI Tuner Kembali Lagi

Bagi anda yang lebih suka ‘sliding scale’ untuk mengatur notifikasi-notifikasi penting, anda bisa dengan mudah mengaktifkannya dari System UI Tuner via Power Notification Controls.

Untuk menambahkan System UI Tuner di menu Setting anda, hanya dengan menekan dan menahan icon gear di tampilan Quick Setting sampai iconnya berputar dan ponsel anda terasa bergetar. Setelahnya anda akan melihatnya di bawah menu Setting. System UI Tuner juga berisi pilihan untuk menentukan gestur swipe-up fitur Split Screen dan pilihan untuk menampilkan icon-icon apa saya yang bisa ditampilkan di status bar. Anda juga bisa menemukan pilihan Do Not Disturb disana.

Quick Setting Yang Bisa Diubah Sendiri

Quick Setting di Android Nougat juga mendapatkan pembaharuan. Sebagai awal, anda akan diberikan lima pilihan pada menu utama notifikasi. Anda bisa mengedit susunan daftar pilihannya untuk memastikan shorcut-shorcut paling penting saja yang ditampilkan. Panah kecil di samping kanan akan membawa anda ke halaman penuh Quick Setting, yang juga bisa diakses dengan melakukan gerakan swipe dua jari ke arah bawah dari atas layar.

Quick Setting

Source: androidauthority.com

Anda juga bisa memiliki banyak halaman tombol-tombol akses. Beberapa diantaranya langsung ke pengaktifan On atau Off, seperti flashlight atau senter, mode Do Not Disturb dan GPS. Tombol akses lain seperti Bluetooth dan Wi-Fi dapat diakses dari menu mini tepat di dalam menu Quick Setting.

Kemampuan untuk menonaktifkan Bluetooth dan Wi-Fi kini bisa dilakukan dari menu mini, meskipun sebelumnya ada isu penghapusan fungsi tombol akses dalam acara preview developer sebelumnya. Untungnya, anda masih tetap bisa mengaktifkan dan menonaktifkan Wi-Fi dan Bluetooth dari menu Quick Setting yang bisa diakses dari mana saja dibagian atas notifikasi. Menekan lama sebuah tombol akses akan membuat anda dibawa ke menu pengaturan lengkapnya.

Di daftar pengaturan lengkap anda juga bisa menekan tombol edit di bagian bawah kanan untuk mengatur posisi tombol-tombol akses atau menggantinya dengan menu lain. Pilihan tambahannya memang terbatas, hanya tombol Cast, Data Saver, Invert Colors dan Hotspot. Namun kini, para developer bisa membuat tampilan Quick Setting untuk aplikasi mereka sendiri, yang mana membuatnya menjadi lebih menarik untuk kita tunggu beberapa bulan kedepan.

Doze Mode Sedang Dalam Perjalanan

Mungkin beberapa dari anda masih ingat ketika shorcut akses baterai ditampilkan ketika acara preview developer kemarin. Saya sangat menyukainya karena jika anda menekan lama icon baterai selama beberapa saat, anda akan dibawa ke bagian baterai di menu Setting. Namun fitur ini bukanlah yang paling penting di Nougat.

Doze Mode saat ini telah mengalami peningkatan dimana tidak hanya bekerja ketika perangkat dalam keadaan (stasioner) tidak bergerak dalam suatu waktu, namun juga ketika perangkat bergerak. Layar anda pastinya perlu dimatikan ketika anda memang tidak menggunakannya. Namun sekarang anda bisa menikmati berbagai variasi Doze kapanpun ketika ponsel tidak digunakan. Adalah hal yang terlalu awal untuk menilai seberapa baik Doze di Android Nougat, namun meskipun demikian perluasan fungsinya sendiri cukup banyak mendapat respon yang positif.

Doze Mode

Source: androidauthority.com

Adapun secara esensinya, penerapan dari dua lapis sistem baru yang diterapkan dalam Doze mode berarti sebuah ponsel yang berada di kantong atau di tas ketika anda sedang bergerak, akan secara otomatis mematikan akses internet dan tetap melakukan sinkronisasi data pada periode-periode tertentu saja. Ketika perangkat benar-benar diam dalam suatu waktu, sistem akan masuk ke mode hibernasi yang jauh lebih dalam lagi, dengan tanpa proses sinkronisasi, menangguhkan proses tugas-tugas, tidak ada jam bangun, tanpa GPS ataupun pendeteksian Wi-Fi dan data seluler.

Dukungan Multi-Bahasa, Emoji Dan Tautan Aplikasi

Di Android Nougat anda bisa mengatur beberapa bahasa lokal sebagai bahasa primer atau sekunder (dengan kemudahan berpindah diantaranya) yang mana jelas merupakan fungsi yang sangat bermanfaat bagi pengguna Android yang menggunakan beberapa bahasa atau bagi mereka yang suka melakukan perjalanan. Anda juga memiliki kendali penuh untuk mengatur berapa banyak informasi yang ditampilkan dalam layar dengan menggunakan fitur DPI Changer yang ada di Pengaturan Layar (Display Setting).

Geser ke kiri agar bisa lebih banyak memuat berbagai widget atau hal lainnya dan geser ke kanan untuk membuat semuanya terlihat lebih besar. Ini adalah contoh fitur sederhana namun luar biasa di dalam stok ROM Android. Fitur ini akan sangat membantu ketika digunakan pada ponsel berlayar besar atau pada tablet.

Terdapat 72 emoji baru di Nougat termasuk variasi corak kulit dan fitur Wallpaper Picker yang memperbolehkan anda mengatur sebuah gambar sebagai wallpaper di Home Screen, Lock Screen ataupun keduanya. Namun mungkin yang terbaik, anda bisa membuat pin aplikasi favorit anda di bagian atas Share Picker. Hanya dengan menekan lama aplikasinya di menu Share Picker.

emoji nougat

Source: androidauthority.com

Anda masih tetap bisa membuat pin aplikasi ke layar anda (sangat berguna ketika dalam momen singkat anda berbagi ponsel dengan orang lain), menentukan aplikasi mana yang bisa dibuka berdasarkan tipe tautan (lebih dikenal sebagai Opening Link di bagian Aplikasi pada menu Setting), dan mengatur akses tiap-tiap aplikasi seperti yang bisa anda lakukan di versi Marshmallow.

LEBIH CEPAT

Android Nougat tidak hanya tentang membuat segala hal terlihat lebih baik atau ataupun lebih rumit. Telah banyak upaya dituntaskan untuk bisa mempercepat kemampuan Android, sebuah proyek yang jauh lebih besar yang anda bisa lihat dari project Google-Wide, dari optimasi Chrome dan Akselerasi Halaman Mobile, sampai ke Google Fiber dan proyek pengiriman barang dengan Drone.

Menu Setting atau Pengaturan Yang Baru

Menu Setting atau pengaturan telah dikonfigurasi ulang di Android 7.0, dengan dua perubahan besar yaitu penambahan menu bentuk Hamburger di sebelah kiri dan kehadiran informasi di bawah judul masing-masing bagian. Kesan pertama dari adanya hal ini mungkin terasa familiar, karena memiliki kesamaan mekanisme dengan yang digunakan ketika mengakses Google Now dan navigasi berupa drawer/laci-laci di banyak aplikasi Google.

Meskipun anda bisa mengaksesnya kapan saja, ketika anda berada di sub-menu di bagian Setting, anda akan melihat gambar icon menu Hamburger di sebelah kiri atas, dan bisa dianggap sebagai pengganti tombol back\kembali. Tekan menu tersebut (atau swipe dari tepi kiri) dan anda akan bisa langsung bisa menuju ke setiap bagian menu Setting secara cepat tanpa harus berulang-ulang menekan tombol back berkali-kali.

Bahkan ketika anda tidak melihat gambar iconnya, seperti pada pengaturan lanjut (Advance Setting) Wi-Fi atau pada halaman utama Setting, anda masih bisa mengaksesnya dengan men-swipenya dari tepi kiri. Ini adalah fitur cepat yang bermanfaat meskipun tidak banyak orang menggunakannya. Seperti berbagai menu baru yang ada di Android 7.0, anda bisa menggunakannya jika memang anda menginginkannya, dan jika tidak, anda bahkan tidak menyadari bahwa fiturnya ada disana.

Bagian terbaik dari menu Setting yang baru adalah informasi esensial yang ada di setiap bagian pengaturan, saat ini ditampilkan langsung di halaman utama dibawah judul. Anda secara cepat akan bisa mengetahui di Wi-Fi atau Bluetooth mana anda tersambung, berapa banyak aplikasi yang anda instal, berapa banyak sisa penyimpanan yang ada dan berapa lama baterai anda bisa bertahan. Ini mungkin perubahan kecil, namun benar-benar dapat menghemat waktu anda.

new setting nougat

Source: androidauthority.com

Terdapat area Suggestion di bagian atas menu Setting, tempat dimana anda secara selang-seling melihat beberapa saran pengaturan tentang berbagai hal yang ada dalam sistem Android. Dari mengingatkan anda tentang penggunaan Voice Search, mendaftarkan sidik jari, menambahkan akun email atau mengganti wallpaper, anda dapat memilih saran salah satunya atau meminimize atau mengabaikan sesuai keinginan anda. Jika anda ingin menghilangkan bagian ini sepenuhnya, tekan saja menu Overflow dan hilangkan semua saran atau sugesti yang diberikan.

Ketika anda berada pada mode Do Not Disturb (atau beberapa hal lain seperti Flight Mode), anda secara terus-menerus akan mendapat peringatan di bagian atas menu Setting yang juga dapat anda nonaktifkan. Di Nougat terdapat File Manager bulit-in yang bisa anda temukan di lokasi Storage > Explore, juga mendapat perubahan dimana menggunakan tampilan kotak-kotak dimana sebelumnya dalam versi Marshmallow berupa tampilan list atau daftar-daftar.

Di Nougat, ketika anda masuk ke halaman info aplikasi yang anda instal sendiri, anda bisa melihat apakah aplikasi tersebut bersumber dari Google Play atau dari tempat lain. Ini mungkin tidak terlalu diperhatikan oleh beberapa orang, namun suatu saat bisa membantu anda mengetahui mengapa tidak ada pembaharuan dari suatu aplikasi atau jika anda menemukan suatu permasalahan di aplikasi tersebut.

Sound dan Notifikasi kini memiliki pengaturan atau bagian Settingnya sendiri dan anda bisa mengatur ponsel anda menjadi mode Total Silence melalui tombol akses Do Not Disturb di Quick Setting (bukan melalui tombol volume).

Do Not Disturb

Do Not Disturb menjadi salah satu fitur yang paling rumit diterapkan dalam sistem Android. Ide dasar dari dibuatnya mode ini mungkin perlahan-lahan mulai meredup seiring waktu. Jika anda bisa menutup kepala anda rapat-rapat, fitur ini sebenarnya bisa menghemat banyak waktu dan usaha anda ketika anda tidak ingin diganggu oleh banyaknya pemberitahuan.

mode do not disturb nougat

Source: androidauthority.com

Pengaturan Do Not Disturb memperbolehkan anda memilih antara Total Silence, Alarm Only dan Priority Only. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan di mode ini seperti membuat pengecualian di mode Priority Only pada aplikasi-aplikasi tertentu untuk tetap memunculkan pemberitahuan, mengaktifkan mode Do Not Disturb pada suatu periode tertentu, membuat peraturan otomatis di setiap hari libur, setiap sore atau di setiap jam kerja, dan juga memblok gangguan visual seperti pemberitahuan LED atau pemberitahuan pop-up.

Data Saver

Data Saver bukanlah ilmu pasti yang ditentukan oleh sistem, namun berada di tangan anda sendiri untuk menentukan bagaimana fitur ini bekerja dibandingkan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak developer. Data Saver pada dasarnya memperbolehkan anda mematikan akses internet pada aplikasi-aplikasi yang berjalan dibelakang layar ketika anda terkoneksi menggunakan data seluler. Anda juga akan mendapatkan pemberitahuan pada bagian atas menu Setting ketika Data Saver diaktifkan.

data saver nougat

Source: androidauthority.com

Pengaktifan Data Saver (Yang mana bisa diakses dari tombol akses Quick Setting atau melalui bagian Data di menu Setting) akan membatasi sinkronisasi di belakang layar ketika anda terkoneksi dengan data seluler. Tentu saja, anda bisa membuat perkecualian pada aplikasi tertentu (seperti email atau Whatsapp) dengan tanpa batasan akses internet ketika mode Data Saver diaktifkan.

Proses Update Yang Berjalan Secara Seamless

Berbicara tentang update, Android Nougat juga memperkenalkan konsep Seamless Updates, yang secara esensial berarti update baru Android akan di download di belakang layar dan disimpan di sistem partisi yang berbeda. Ini sama dengan pendekatan yang digunakan untuk meng-update sistem di laptop Chromebook.

Sekali sebuah update telah berhasil di download di belakang layar, disaat anda merestart ponsel anda maka sistem akan berpindah partisi dan anda secara langsung akan mendapatkan update baru Android tanpa harus melalui proses download biasanya, dimana hanya dengan melalukan reboot dan proses berjalan otomatis.

Namun sayangnya, hanya Nexus keluaran 2016 yang akan menjadi perangkat pertama yang mendapatkan update secara Seamless. Ini berarti anda tidak akan mendapatkannya pada perangkat lain, termasuk Nexus 6P dan Nexus 5X.

Pintasan Kamera

Pembaharuan pada Kamera yang dihadirkan di Nougat untuk perangkat Nexus menghadirkan gestur baru untuk berpindah antara kamera depan dengan kamera belakang. Tidak seperti perangkat Moto, fitur ini tidak bisa digunakan untuk membuka aplikasi kamera sehingga hanya bisa bekerja ketika aplikasi kamera sudah terbuka sebelumnya.

Untungnya, fitur tombol power yang multi fungsi kembali hadir, jadi anda hanya perlu menekan tombol power dua kali untuk membuka aplikasi kamera. Anda perlu mengaktifkan fitur ini dari menu Display terlebih dahulu sebelum menggunakannya.

Perubahan Pada Fitur Recent Apps

Recent Apps, atau app overview, atau menu Multi Tasking atau apapun yang biasanya anda sebut, mendapat sekilas perubahan di Android 7.0. Bentuk kartu-kartunya sekarang lebih besar dan dengan jumlah yang lebih sedikit, yang mana sebelumnya di Marshmallow memiliki jumlah yang tidak terhingga telah dikurangi menjadi jumlah yang lebih realistis. Sistem Android sendiri saat ini sudah bisa menutup aplikasi-aplikasi yang lama sudah tidak dibuka lagi.

Sebuah tombol juga ditambahkan di bagian atas tumpukan kartu untuk menutup semua aplikasi yang terkait dengan prosesnya yang sedang berjalan. Jika anda sering menggunakannya, akan semakin memudahkan anda ketika berpindah aplikasi dan mengurangi kekacauan navigasi.

Vulkan, Java 8 Dan OpenJDK

Nougat secara resmi telah menambahkan dukungan pada Vulkan API, yang menjanjikan kemampuan merender grafis game dengan lebih cepat, lebih halus dan lebih baik lagi. Saya tidak akan secara detail menjelaskan tentang Vulkan karena anda bisa membacanya lebih lanjut pada tautan ini. Sekilas informasi saja bahwa Vulkan dibuat oleh orang-orang yang sama dengan yang bertanggung jawab pada OpenGL yang ada di Nougat.

Para developer game dapat dengan mudah menentukan pilihan apakah menggunakan performa tinggi dengan kompleksitas yang dimiliki Vulkan atau kemudahan pengimplementasian OpenGL namun hasil yang kurang begitu baik. Ini adalah sebuah win-win-solution bagi gamer dan developer, bahkan Vulkan sendiri membutuhkan waktu untuk perluasan penyebaran penggunaannya.

Nougat juga telah mendukung Java 8. Java 8 hanya berdampak bagi developer, jadi saya tidak akan menjelaskan terlalu jauh mengapa hal ini adalah sesuatu yang bagus. Anda bisa tenang karena dengan adanya dukungan ini para developer bisa melakukan pekerjaan codingnya dengan lebih baik lagi. Akhirnya, Nougat telah membuat gerakan untuk pindah dari Java API ke pendekatan berbasis OpenJDK, yang mana sudah bukan masalah lagi mengingat Google telah memenangkan perkaranya dengan Oracle di pengadilan.

Apa Itu JIT?

Anda tahu apa penyebab ketika merestart perangkat Lollipop dan Marshmallow anda harus menunggu cukup lama sampai sistem telah mengoptimisasi semua aplikasi? Itu karena Android melakukan perpindahan dari Dalvik Virtual Machine ke Android Runtime (ART) untuk mengkompilasi aplikasi-aplikasi yang ada sebelumnya. Dimana hal ini berarti aplikasi menjadi lebih cepat dijalankan setelah direstart, meskipun proses restart itu sendiri memerlukan waktu yang lama karena semua aplikasi anda harus dikompilasi terlebih dahulu.

Di Android 7.0 terdapat sedikit peningkatan dimana memperkenalkan kompilasi JIT (Just-In-Time) untuk repertoar ART. Dalam bahasa mudahnya, ini berarti sistem Android akan mengkompilasi aplikasi namun hanya mengkompilasi bagian-bagian dari aplikasi lain ketika mereka memang membutuhkannya. Hasil dari penerapan ini adalah proses restart perangkat menjadi lebih cepat, aplikasi menggunakan memori RAM yang lebih sedikit, membutuhkan lebih sedikit ruang penyimpanan dan mendapat update yang lebih cepat. Wah, tidak buruk bukan?

LEBIH TANGGUH

Update Android tidak bisa dikatakan tuntas jika tidak memiliki peningkatan dari sisi keamanannya. Android 7.0 memiliki berbagai macam fitur berkaitan dengan keamanan, dari memperkokoh tumpukan media agar terhindar dari bug Stagefright (bug yang memungkinkan penyerang mengendalikan perangkat dari jarak jauh dengan akses istimewa), sampai ke hal sederhana dimana memberitahu anda darimana asal aplikasi yang telah terinstal. Nougat juga memiliki pemikiran keamanannya sendiri seiring dengan semakin majunya ancamanan keamanan yang mungkin akan muncul di kedepannya.

Direct Boot

Direct Boot di Android Nougat memiliki tujuan mengambil alih tempat kosong antara tahapan booting dengan tahapan pendekripsian perangkat anda dan membuatnya sedikit lebih bermanfaat. Bayangkan ponsel anda secara acak ter-reboot tanpa anda sadari dan menyebabkan anda tidak menyadari alarm yang telah diatur sebelunya dan beberapa pemberitahuan penting? Jadi, Nougat akan melakukan boot ke Lock Screen agar menginput kembali PIN atau pola kuncian untuk mendekripsi ponsel anda, dimana informasi-informasi terpilih masih bisa diterima pada perangkat yang terenkripsi.

Direct Boot berarti anda masih bisa menerima telepon masuk, mendapat pemberitahuan, mendengar alarm dan melihat email baru ketika informasi pribadi tetap dalam keadaan terlindungi. Anda hanya perlu menunggu para developer menambahkan dukungan Direct Boot pada aplikasi mereka dan berharap mereka tidak menyalahgunakan kekuasaannya. Direct Boot mungkin tidak akan mendapat pujian seperti yang didapat pada fitur Split Screen, namun bisa dikatakan hal ini sangat bermanfaat bagi rata-rata kebanyakan orang.

File Berbasis Enkripsi

Saya paham bahwa topik yang kita bahas semakin dan semakin kurang menarik, namun ini adalah salah satu fitur penting jadi tetap ikuti saya, Ok? Enkripsi merupakan hal yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Jika kasus iPhone milik San Bernardino tidak membuat anda menyadari manfaatnya, Google ingin memastikan anda menyadarinya melalui Android Nougat.

Bisa cukup dikatakan bahwa Android 7.0 telah berpindah ke bentuk enkripsi berbasis file, berbanding terbalik dengan enkripsi sistem penuh yang ada di Marshmallow. Ini berarti saat ini terdapat perbedaan jelas antara konten perangkat terenkripsi (seperti data sistem) dengan konten file terenkripsi (seperti aplikasi dan data user). Perubahan ini memiliki arti bawah data-data personal anda terlindungi dengan baik, sementara hal-hal yang berbau sistem dapat dibuat menjadi lebih bermanfaat.

Sebagai contoh, Direct Boot mengakses data perangkat yang terenkripsi dan memperbolehkannya di-boot sampai ke tampilan Lock Screen. Selain itu, data perangkat yang terenkripsi dapat juga memasukkan data-data aplikasi yang jelas seperti telepon masuk atau pemberitahuan baru. Segala yang ada di dalamnya dienkripsi dengan aman pada tingkatan file, jauh lebih aman lagi dalam melindungi data anda.

enkripsi nougat

Source: androidauthority.com

Perangkat Nexus baru secara otomatis akan mendapat dukungan enkripsi file dan Direct Boot, namun orang-orang harus mengaktifkan pilihan mode Developer di menu Setting dan kemudian memilih Convert to file encryption, yang kemudian akan mengecek semua data anda. Setelah itu anda akan melihat notifikasi sistem Lock Screen pada Direct Boot yang tertulis “Some functionality may be limited.”

Pemblokiran Nomor / Penyaringan Panggilan Telepon

Fitur pemblokiran nomor dan penyaringan panggilan telepon di Android 7.0 lebih maju dari sebelumnya dimana pengguna memiliki kendali penuh terhadap penelepon yang tidak diinginkan dan nomor-nomor yang tidak diketahui. Integrasi carrier juga berarti nomor yang anda blokir dari daftar panggilan juga akan diblokir untuk semua media, termasuk VOIP dan terusan panggilan. Pemblokiran nomor juga bisa memblok pesan teks secara langsung dan mencegah aplikasi-aplikasi untuk menggunakan nomor yang diblokir tersebut dengan dukungan seluas sistem.

Pengaturan Akses Folder Aplikasi

Sebagai tambahan, Nougat memberikan kendali yang lebih detail pada folder apa yang boleh diakses oleh aplikasi. Sebelumnya, anda memberikan ijin sebebas-bebasnya kepada aplikasi untuk mengakses semua hal. Namun sekarang anda bisa membatasi akses mereka pada suatu file hampir sama seperti anda mengatur ijin masuknya. “Scoped directory access” memperbolehkan developer untuk secara spesifik meminta akses kepada folder-folder terpisah dibanding dengan meminta semua folder-folder yang ada – sebuah win-win solusi lagi.

Hampir sama seperti “Special access” pada sesi pengaturan aplikasi, anda bisa menjelajahi banyaknya area-area terlarang seperti modifikasi sistem pengaturan, melihat lebih jelas aplikasi-aplikasi lain, akses premium SMS dan data-data tanpa larangan untuk melihat aplikasi mana yang meminta ijin akses dan dengan mudah mengatur untuk dihidupkan atau dimatikan. Ini hanyalah salah satu dari bentuk pengendalian yang bisa ditemukan pengguna dalam Android 7.0.

Informasi Darurat

Android Nougat bisa menambahkan informasi darurat di halaman Lock Screen anda. Anda hanya perlu ke menu Setting – Users – Emergency information untuk menambahkan data yang ingin anda beritahukan kepada yang melihatnya. Informasinya dapat berupa, nama, alamat, golongan darah ataupun alergi-alergi yang anda idap. Ingatlah selalu bahwa informasi ini juga dapat dilihat oleh siapapun yang mungkin mengambil atau mencuri ponsel anda.

info emergency nougat

Source: androidauthority.com

Backup Dan Pengaturan Aksesbilitas Yang Lebih Baik

Di Nougat, bahkan hal-hal sederhana seperti backup aplikasi juga ditingkatkan karena sekarang mereka menjangkau akses dari aplikasi, akses jaringan, larangan dan pengaturan aksesbilitas. Aksesbilitas dalam Android 7.0 juga mengalami sedikit perubahan dimana pengaturannya dapat ditemukan pada saat persiapan perangkat, sebuah keuntungan bagi siapapun yang membutuhkan fitur-fitur ini. Ada menu untuk mengatur kecepatan pembacaan teks dan output suara mono bagi orang-orang yang hanya bisa mendengarkan dari satu telinga. Dan sebagaimana yang kita ketahui, ada juga DPI slider yang bisa digunakan untuk memperbesar atau memperkecil konten yang ditampilkan di layar ponsel.

Android For Work

Untuk menyempurnakan sesi ‘dimana anda tetap mengikuti saya sejauh ini,’ akan saya bahas juga fitur baru Android Nougat yang ditujukan untuk fungsionalitas ketika anda bekerja. Dari fitur VPN yang selalu aktif sampai pengaktifan Work Mode yaitu pengaturan yang membuat anda bisa memblok semua pemberitahuan yang berelasi dengan pekerjaan ketika anda sudah waktunya pulang dari kantor atau tempat kerja.

Jelas bagi anda yang bekerja membutuhkan profile Android for Work tersetting sebelumnya, namun jika anda melakukannya, anda akan bisa menikmati hal-hal memudahkan seperti akses ke direktori perusahaan yang siap kapanpun ketika anda bekerja dan penambahan fitur-fitur keanaman aplikasi yang berhubungan dengan pekerjaan dan tidak berdampak pada keseluruhan perangkat. Wohooo.. Tentu dengan adanya hal ini akan membuat anda tidak perlu kerepotan lagi melakukan pengaturan satu demi satu setiap hari ketika bekerja.

FITUR LAINNYA

Dan untuk sisanya masih ada beraneka macam hal-hal menarik seperti Allo, Daydream, Night Mode dan VR. Namun sayangnya, untuk mencoba mereka semua, Google tidak akan menampilkan semuanya sampai perangkat Nexus baru mereka diluncurkan, tentu dengan fitur-fitur baru yang sudah langsung terpasang.

Meskipun Nougat secara resmi telah mendukung Daydream VR dan Project Tango, kita masih belum bisa melihat bentuknya sampai perangkat untuk Daydream VR dan ponsel Tango sudah siap diluncurkan di pasaran. Beberapa info mengenai mode VR di Android memang sudah ada, namun masih belum bisa dicoba langsung.

Filter cahaya biru dalam Night Mode juga salah satu fitur yang cukup aneh. Potongan bagian kode yang tertinggal dalam acara Developer Preview tetap akan ada di versi pengetesan selama anda tetap menerima update secara OTA (Over the Air) dasn tidak melakukan flash image ROM baru.

night mode nougat

Source: androidauthority.com

Anehnya, Night Mode masih tetap muncul di beberapa perangkat pada versi final perilisan Nougat, meskipun fungsionalitasnya masih belum ada tergantung pada siapa yang menggunakannya. Sebuah aplikasi baru dibuat untuk bisa mengaktifkan mode ini secara mandiri, namun sekali lagi, tidak semua orang bisa mencobanya. Berharap saja Google segera memperbaiki masalah ini dan memperkenalkannya secara resmi pada update MR yang dirilis berikutnya.

Akhirnya, terdapat sepasang fitur baru di menu Developer Option yang sangat bermanfaat bagi beberapa orang terutama bagi mereka yang sadar akan resiko terjadinya kesalahan jika menggunakannya. Anda sekarang bisa memindahkan aplikasi ke kartu memori meskipun secara bawaan sistem telah dikatakan aplikasi tersebut tidak bisa dipindah.

Lebih jauh lagi, anda bisa memaksa suatu aplikasi agar tampil di mode Split Screen, meskipun belum di desain untuk muncul di mode tersebut. Tentu saja, Google Camera (aplikasi paling jelas diantara aplikasi yang tidak bisa digunakan dalam mode Split Screen) mendapat pengecualian dari tindakan ini.

KESIMPULAN

Jika anda telah mengikuti sampai bagian ini, anda mungkin sadar sepenuhnya betapa menarik dan mengesankannya “fitur-fitur umum” Android Nougat dan berapa banyak hal membosankan namun sangat bermanfaat bagi orang-orang yang membutuhkannya. Terdapat banyak cara untuk melakukan kustomisasi Android saat ini, lebih banyak dari yang ada sebelumnya, namun mungkin akan lebih bijak menjauhkannya dari orang-orang umum yang tidak menyadari potensi resikonya.

Nougat menambahkan beberapa fitur-fitur hebat, berbagai jenis yang bisa kita gunakan untuk mengganti ROM, membuat tema atau bisa mendapatkan aplikasi pihak ketiga. Namun kebanyakan dari hal ini hanya akan digunakan oleh pengguna yang berpengalaman. Ini disebabkan karena untuk menggunakannya terdapat langkah-langkah yang cukup rumit bagi para pengguna biasa atau mungkin karena sebagian besar orang tidak pernah tahu bahwa fitur ini sebenarnya ada di ponsel mereka.

Jadi ini merupakan akhir rangkuman Andoid 7.0 Nougat. Ini adalah review versi Android untuk para fans Android. Nougat melakukan tugas dasarnya dengan baik dan tanpa memunculkan banyak keriuhan dari pengguna potensialnya. Namun bagi yang ingin menggali lebih dalam hal-hal tersembunyi di Nougat, ada banyak hal yang bisa membuat anda sibuk nantinya. Dapat dicatat bahwa versi ini sudah mencapai kestabilannya dengan hanya sedikit ketidakkonsistenan dan bug. Bisa dikatakan ini adalah versi Android yang paling sedikit memiliki isu-isu permasalahan.

Namun meskipun bisa dikatakan bahwa Android Nougat lebih sulit, lebih baik, lebih cepat dan lebih tangguh dari versi sebelumnya, bagi sebagian besar pengguna Android yang paling penting adalah apakah fitur-fitur utama di Nougat akan bisa berjalan dengan baik ketika mereka benar-benar sudah mendapatkannya di perangkat mereka masing-masing.

 

Print Friendly, PDF & Email