“Waspadalah selalu ketika menggunakan WiFi di tempat umum. Karena ini adalah jaringan yang paling disukai oleh orang-orang iseng untuk mengintip data informasi anda. Namun dengan sedikit kesadaran, akan cukup membuat para pengintip tersebut membatalkan niat jahatnya”

 – catatan editor –

Artikel asli dalam Bahasa Inggris oleh: Kim Komando

Ditranslasikan ke dalam Bahasa Indonesia oleh: Edy Kesuma

Dicek dan ditinjau ulang oleh: Reopan editor 


WiFi adalah cara yang paling nyaman untuk berseluncur di dunia maya, baik itu sekedar membuka halaman Facebook, melihat portal berita, berbelanja online dan lain sebagainya. Hal ini disebabkan karena pemakaian data internet biasanya ditanggung oleh penyedia WiFi dan kita tidak perlu repot untuk menggunakan paket data seluler yang harganya lumayan mahal. Terdapat aplikasi yang bermanfaat bagi anda untuk menemukan tempat-tempat dimana WiFi tersedia secara gratis, contohnya WiFiMapper. Namun sayangnya, jika ada seorang hacker berada dalam jaringan WiFi yang sama dengan anda, terdapat ancaman dimana mereka bisa saja mengintip apa yang sedang anda lakukan, atau bahkan mengambil alih akun-akun penting anda.

Kondisi Nyata Keamanan Berinternet

Sebelum saya membahas langsung mengenai kondisi keamanan internet, mari melihat beberapa tempat yang sudah menerapkannya. Setiap situs web keuangan, kesehatan atau situs belanja online yang ada saat ini minimal telah menyediakan keamaman berupa koneksi yang terenkripsi.

Koneksi yang terenkripsi akan mengacak trafik data anda sehingga hacker tidak akan bisa mendapatkan password atau data penting lainnya. Anda bisa tahu sebuah enkripsi sedang berjalan pada sebuah situs ketika alamat web di kolom browser anda dimulai dengan awalan “https://”.

aman dengan wifi

Data yang terenkripsi

Disamping situs-situs yang saya sebutkan sebelumnya, Facebook, Google dan beberapa situs besar lainnya telah menerapkan enkripsi yang selalu aktif – selalu berjalan ketika orang-orang menggunakannya. Namun, tidak semua situs yang anda temui memiliki fitur keamanan ini dan beberapa bahkan hanya menggunakan metode enkripsi parsial.

Enkripsi parsial berarti data-data anda tidak akan terenkripsi sampai anda melakukan login, yang mana memberi kesempatan kepada hacker untuk mencuri password anda. Atau bisa juga berupa hanya mengenkripsi informasi login anda namun membiarkan hal-hal lain seperti data email tanpa perlindungan dan rentan untuk diintip.

Untungnya, saat ini sudah mulai banyak situs web yang akan menggunakan enkripsi penuh untuk melindungi data-data penggunanya. Netflix sedang dalam proses peralihan ke metode kemanan enkripsi ini dan bahkan situs-situs portal berita mulai menggunakannya, salah satunya adalah The Washington Post. Lalu ada Mozilla, developer dari aplikasi perambah Firefox, bahkan berencana untuk menghentikan dukungan layanan bagi situs-situs yang tidak terenkripsi di masa depan nanti.

Tentu saja, anda tidak perlu menunggu terlalu lama sampai layanan kemanan tersebut tersedia. Anda dapat mengenkripsi koneksi anda sepenuhnya saat ini agar terhindar dari para hacker atau siapapun yang ingin mengintip/mencuri data penting anda.

Dasar-Dasar VPN

Untuk mengenkripsi koneksi internet, anda bisa menggunakan sebuah VPN (Virtual Private Network). Di dalam bidang bisnis seperti perusahaan, VPN memungkinkan karyawan-karyawan yang berada di luar kantor menciptakan koneksi yang terenkripsi yang terhubung dengan jaringan perusahaan sehingga mereka bisa bekerja dengan keamanan yang lebih terjamin.

Sistem Operasi Windows dan Mac telah memiliki fitur VPN yang tertanam dalam sistem mereka demi tujuan ini. Namun bagi rata-rata pengguna rumahan atau pengguna yang sering bepergian, fitur ini tidak terlalu membantu karena membutuhkan jaringan yang bisa dikoneksikan. Karena itulah terdapat layanan VPN pihak ketiga yang memudahkan anda.

Sebuah layanan VPN membantu anda membuat sebuah koneksi yang terenkripsi dengan salah satu servernya, dan anda menggunakan server tersebut untuk bisa terkoneksi dengan internet. Koneksi terenkripsi berjalan melalui server tersebut sehingga VPN pun tidak bisa melihat trafik data anda. OK, sebenarnya proses ini cukup rumit ketika bekerja di belakang layar, namun seperti itulah hasil yang bisa anda dapatkan.

Untuk memulainya, anda perlu memilih sebuah aplikasi atau sebuah layanan yang menyediakan fitur VPN. Di dalamnya terdapat segudang manfaat campuran berbagai fitur keamanan, pilihan privasi, penentuan lokasi server dan beberapa pertimbangan lainnya.

Catatan: Jika anda mencari VPN, anda akan mendapatkan layanan VPN dan layanan Proxy. Sebuah layanan Proxy mampu menyembunyikan identitas komputer anda, namun tidak membuat koneksi anda terenkripsi. Untuk lebih amannya, ingatlah agar selalu menggunakan VPN.

Bagi pengguna pada umumnya, adalah penting untuk memastikan layanan tersebut memiliki server lokal, mengetahui berapa bandwidth yang digunakan per sesi atau per bulan dan mengetahui bahwa layanan tersebut tidak menyimpan rekaman log aktivitas anda. Layanan berbayar mungkin membutuhkan beberapa informasi pribadi dan informasi pembayaran, namun anda dapat mencari salah satu layanan yang tidak terlalu banyak membutuhkan informasi anda.

Beberapa layanan menerima pembayaran prabayar atau alternatif yang mana lebih sulit untuk melacak balik informasi anda. Namun meskipun anda memberikan data informasi anda ke layanan tersebut, sepanjang mereka tidak menyimpan catatan log dari apa yang anda lakukan, maka hal itu tidaklah terlalu bermasalah.

Bagi pengguna PC, Mac, smartphone dan tablet, CyberGhost adalah opsi gratis yang lumayan populer dengan fitur enkripsi yang baik, tanpa batas bandwidth dan tidak menyimpan catatan log aktivitas anda. Jika anda berencana menggunakan layanan berbayar, terdapat aplikasi premium yang layak untuk dicoba, plus, anda memperoleh akses ke lebih banyak server yang ada di seluruh dunia.

Hotspot Shield VPN adalah termasuk ke dalam aplikasi VPN yang cukup bagus untuk perangkat Apple ataupun Android dan telah memiliki lebih dari 300 juta download. Anda bisa memilih lokasi server dan juga melakukan pemblokiran dari upaya inveksi virus dan serangan phising sebelum sampai ke perangkat anda. Terdapat juga versi untuk sistem operasi Windows dan Mac, namun sedikit kekurangannya aplikasi gratis ini menampilkan beberapa iklan.

Penggunaan VPN – Menciptakan Rasa Aman Dengan WiFi

Setelah anda menginstal VPN pilihan anda, aktifkan dan biarkan VPN membentuk koneksinya. Lalu setelah itu anda bisa berselancar di internet seperti yang biasa anda lakukan. Trafik data akan mengalir dari komputer/tablet/smartphone anda melalui koneksi yang terenkripsi dari server VPN.

Ini berarti setiap situs-situs tidak terenkripsi yang anda kunjungi akan tetap aman dari usaha pengintipan dan setiap situs-situs yang telah terenkripsi menjadi memiliki dua proses enkripsi. Sebagai bonus, jika anda terkoneksi dari rumah, ISP yang anda gunakan tidak akan lagi mampu melihat situs-situs apa yang sedang anda kunjungi. Mereka hanya akan melihat anda terkoneksi dengan sebuah layanan VPN.

Namun perlu digarisbawahi, meskipun pemerintah kesulitan untuk melihat aktivitas anda ketika berinternet, bukanlah hal yang mustahil untuk mencari tahu apa yang sedang anda lakukan (dengan segala akses yang dimiliki oleh pemerintah). Jadi pastikanlah anda memang melakukan hal yang legal.

Saya sangat menyarankan anda menggunakan VPN ketika terknoneksi dengan WiFi di tempat umum. WiFi memudahkan hacker untuk berada dalam satu jaringan dengan anda dan mengintip apa yang sedang anda lakukan. Adanya enkripsi dari VPN akan membuat mereka setidaknya mengalihkan usaha mereka (meskipun tidak 100% karena ada hacker dengan kemampuan hebat yang tetap mampu menembus vpn).

Meskipun demikian, hindari melakukan aktivitas apapun yang terlalu sensitif ketika menggunakan WiFi umum, seperti melakukan transaksi E-Banking atau situs keuangan lainnya. Akan lebih aman jika anda menggunakan koneksi pribadi anda, baik WiFi pribadi atau koneksi data seluler anda. Meskipun data seluler relatif aman, anda tetap bisa menggunakan VPN untuk berjaga-jaga dari pemantauan data yang dilakukan oleh pemerintah. Artikel ini menjelaskan mengapa dan bagaimana usaha pemerintah Amerika untuk memata-matai penduduknya yang menurut mereka mencurigakan.

Hal Lain Yang Perlu Diketahui

Menggunakan sebuah layanan VPN adalah sebuah langkah baik untuk meningkatkan keamanan anda. Namun ada harga yang harus dibayar. Pengaktifan VPN membuat koneksi internet anda menjadi lambat. Ini disebabkan karena trafik yang anda lalui melalui banyak pemberhentian antara anda dan situs yang anda kunjungi. Jika anda mengalami penurunan kecepatan browsing, anda bisa mematikan VPN ketika mengakses situs-situs yang tidak terlalu krusial.

Anda mungkin juga mengalami masalah dimana layanan VPN anda menggunakan server di negara lain. Beberapa aktivitas online, seperti streaming online video bisa saja terkunci karena berada di area yang aksesnya dilarang. Jadi jika anda menemukan YouTube, Netflix atau situs lainnya tidak bisa memainkan konten video, anda perlu melakukan sedikit pengaturan VPN anda untuk menentukan server di lokasi lain yang memang aksesnya diijinkan.

Hampir sama, beberapa situs yang sering anda kunjungi mungkin tidak akan mengenali anda. Untuk itu anda perlu melalui beberapa prosedur keamanan untuk membuktikan siapa anda sebelum anda melakukan Log in.

Sementara VPN menyembunyikan aktivitas browsing anda dari ISP (Telkom, Biznet dll), komputer, smartphone atau tablet anda masih tetap menyimpan rekaman log aktivitas anda. Jika anda tidak ingin direkam, anda perlu mengaktifkan private atau incognito mode di browser anda. Anda bisa mempelajarinya di tautan artikel ini.

Sebuah VPN adalah tentang sambungan koneksi antara anda dan situs anda. Jika anda ingin menyimpan data pribadi anda di suatu situs, ada kemungkikan mereka bisa saja hilang akibat kebocoran data. Jadi, pastikan untuk selalu berhati-hati untuk memilih situs apa yang bisa anda percayai ketika memberikan informasi pribadi.

Ketika sebuah VPN mengenkripsi koneksi antara anda dengan server VPN, koneksi antara server VPN dengan situs yang anda kunjungi belum tentu menjadi aman. Kemungkinan untuk ditembus oleh hacker memang sangat kecil, namun tetap masih memungkinkan terutama jika mereka telah mengetahui seluk-beluknya.

Maka cek-lah selalu kolom alamat browser anda dan pastikan anda melihat awalan “https://” sebelum anda mengirimkan data sensitif pada sebuah situs web. Jika sebuah situs tidak menyediakan koneksi yang terenkripsi untuk melindungi informasi yang sensitif, maka anda disarankan untuk tidak melanjutkannya, dengan ataupun tanpa VPN karena ada indikasi web tersebut tidak bisa terlalu dipercaya.