“Update OS Android terbaru yaitu Lollipop membawa perubahan besar dalam antarmuka yang lebih rapi dan menawan. Pengguna di saat bersamaan akan merasakan keindahan dan kecerdasan dari sebuah smartphone Google”

Artikel asli dalam Bahasa Inggris oleh: Eric Limer

Ditranslasikan ke dalam Bahasa Indonesia oleh: Edy Kesuma

Dicek dan ditinjau ulang oleh: Reopan editor


Android 5.0 Lollipop sudah mulai diluncurkan. Seperti perilisan semua sistem operasi Android sebelumnya, mungkin memerlukan waktu seminggu atau dua minggu agar sampai ke perangkat Nexus, dan juga mungkin satu atau dua bulan sebelum mulai muncul di perangkat lainnya. Namun sementara itu, saya telah menggunakannya pada Nexus 9 dan Nexus 6 dan ulasan para developer yang mengubur Nexus 5. Tidak cukup waktu untuk membenamkan berbagai hal tersebut kedalamnya, namun cukup untuk memberikan gambaran umum, dan yang terpenting adalah betapa mengagumkannya Android Lollipop .

Saya akan mulai dengan salah satu bagian terbaik dari Android Lollipop sejauh ini, yaitu Notifikasi. Akhirnya, akhirnya, akhirnya menyamai fitur yang sudah ada di iOS. Android sekarang memiliki notifikasi bentuk kartu menawan pada tampilan lockscreen. Tarik kebawah untuk mendapatkan akses daftar lengkap dan menu pengaturan tanpa membuka kunci ponsel anda, atau tap dua kali untuk memperbesar aplikasi dan lihatlah apa yang terjadi. Sangat fantastis!

Tampilan Antarmuka Lollipop

Tampilan Antarmuka Lollipop

Sebelumnya anda mendapatkan hal seperti ini dengan mencoba bereksperimen dengan cara sendiri seperti menggunakan DashClock atau lainnya. Namun memiliki notifikasi pada layar lockscreen yang bekerja secara otomatis adalah seperti sebuah mimpi. Hal ini membuat ponsel saya memiliki manfaat yang tidak terbatas sebagai layar kedua ketika saya sedang berada di meja kerja.

Mengecek pemberitahuan menjadi lebih mudah dibandingkan sebelumnya dimana kita hanya perlu melakukan sedikit lirikan (dan dengan tepat membaginya di layar lockscreen), mengatur daftar pemberitahuan secara otomatis dan memilah daftar tugas yang akan anda lakukan. Anda dapat langsung menggeser beberapa pemberitahuan Facebook dan men-tap email yg muncul. Dan tentu saja, tampilan animasi yang mendampingi proses tersebut dapat berupa bouncy(pantulan), getaran dan semua bentuk yang menyenangkan saat digunakan.

Bagian terbaik lainnya yaitu walaupun saya membuka langsung email-email tersebut melalui mode keamanan, yaitu lockscreen yang terlindungi oleh PIN, saya tidak pernah menyadarinya. Opsi baru Smart Lockscreen Lollipop memberikan arti dimanapun ponsel saya dikoneksikan dengan jam tangan pintar saya atau salah satu speaker Bluetooth, fitur lockscreen seperti terlihat tidak ada disana.

Suatu waktu, saya melakukan sesuatu yang di luar standar seperti menggunakan sebuah ponsel yang sudah di-root dan sebuah aplikasi dengan nama Tasker, atau memilih untuk tidak mengaktifkan fitur keamanan lockscreen sama sekali. Namun Smart Lockscreen membuatnya begitu mudah. Satu hal yang masih kurang adalah pilihan untuk menggunakan jaringan Wifi terpercaya atau data lokasi untuk melakukan hal yang sama. Fitur Facial Unlock juga telah dikembalikan, melalui pengembangan ulang dari pengenalan pertama Jelly Bean. Dibandingkan dengan bagaimana cara anda mengunci ponsel anda, fitur ini hanya melakukan pencarian wajah anda dibelakang layar, ketika (mungkin saja) anda sedang melihat layar notifikasi. Jika dia dapat melihat anda, dia akan secara otomatis menonaktifkan PIN. Jika tidak, maka PIN tetap aktif. Saya mulai memahaminya dan saya pikir ini benar-benar bekerja, tetapi bukti yang saya miliki hanya tidak perlu memasukkan nomor PIN. Tampaknya fitur ini sudah terpendam dengan baik pada cara yang seharusnya.

Android Lollipop juga membawakan beberapa aplikasi baru ke mejanya. Gmail tampil identik menawan, dengan perubahan warna merah yang cerah.

Kalender, pada sisi lain, tampil dengan perubahan yang benar-benar baru dan luar biasa. Kalender secara otomatis memilah event yang ada pada email (secara teoritis, namun saya belum melihatnya) dan lebih bagusnya lagi dimana memberikan tampilan event dalam bentuk sebuah kalimat dan mengambil datanya untuk anda. Tidak dengan otomatis, namun membuatnya menjadi mudah. Ini membuat saya mulai menyusun jadwal rencana pribadi saya pertama kalinya tahun ini. Saya pikir saya mulai menjadi lebih terorganisir, namun saya tidak sedang membuat kesimpulan.

Hanya beberapa fitur diatas yang membuat saya terpaku sejauh ini. Ada lebih banyak lagi. Terdapat mode “notifikasi prioritas” yang dapat membuat anda mematikan berbagai suara sirine “bising” dan pilihan hanya dengan daftar pemberitahuan yang lebih mudah di sisipkan. Aplikasi yang dapat di-pin-kan membuat anda dapat meminjamkan ponsel tanpa berbagi semua hal yang ada di dalam ponsel. Sebuah mode penghemat baterai yang menampilkan performa dan otomatis menutup beberapa aplikasi pada kondisi tersisa 15% daya baterai. Berbagai fitur yang telah ada di iOS atau versi tema dari Android, atau yang ada pada Windows Phone dapat ditemukan dalam berbagai stock Android. Dan itu sangat fantastis.

Dan juga, tentu saja, semua yang ada di Android Lollipop begitu menawan. Layaknya, seperti sistem operasi yang paling indah yang pernah saya lihat. Windows Phone adalah berbeda, dengan rasa lebih minimalis dan cantik dalam bentuknya sendiri, namun iOS 8 bahkan tidak mendekatinya. Bagian animasi dan gayanya dibangun di dalam kerangka platform Now. Notifikasi bentuk kartu memantul dengan halus saat anda membentangkannya dan menariknya kebawah. Bentuk animasi tombol kotak aplikasi tampak seperti menyembur keluar ke dalam kotak aplikasi. Tindakan sederhana seperti menyentuh dan memilihnya menampilkan sedikit animasi gelombang yang menarik, namun tetap terlihat halus. Lompatan besar dari Google adalah Material Design, yaitu sebuah tampilan penuh bentuk kartu dan lapisan lain, hampir seperti objek fisik yang terlihat seperti bergerak di sekitarnya. Ini adalah bentuk gerakan yang mengagumkan.

Dan ini bukanlah sekedar pergerakan. Lollipop – atau lebih akuratnya, aplikasi Google yang telah didesain ulang untuk itu – telah membuat penggunaan warna yang hebat. Bukan suatu kebohongan, saya menggunakan aplikasi pesan hanya karena saya begitu menikmati bagaimana tampilan “tombol pesan baru” berwarna kuning muncul melayang diantara warna putih dan biru dari keseluruhan jendela tampilan. Dia bergetar tanpa terlihat agresif dan tanpa terasa memuakkan. Tampak seperti sebuah kata klise, Lollipop benar-benar seperti suatu bentuk “permainan”. Menyenangkan untuk dilihat saat dimana kita juga sedang menggunakannya. Android tidak memiliki visi yang jelas tentang bagaimana hal itu seharusnya terlihat dan bagaimana fungsi seharusnya dibawah kendali jari anda. Dan sebagai bonus, ternyata visinya sangatlah hebat.

Sayangnya akan membutuhkan sedikit waktu agar dapat dirasakan oleh banyak orang. Android bergerak lambat, dan ketika tingkat adopsi dari versi ini semakin baik, mereka masih belum ada peningkatan. Kabar baiknya adalah dibandingkan KitKat, Lollipop didesain untuk dapat dijalankan dengan ringan. Walaupun dengan semua animasi tersebut, beberapa perangkat Android yang layak seharusnya mempu untuk menjalankannya. Di atas semua hal tersebut, cukup banyak perusahaan – seperti HTC dan Motorola – telah menjanjikan membawakan sistem operasi ini ke dalam produk flagship mereka secepat mungkin.

Sudah seharusnya bagi mereka. Lollipop adalah kemajuan besar untuk Android dan sudah sepantasnya berada di versi 5.0. Google telah menempatkan Android melalui berbagai desain ulang sebelumnya, akan tetapi Lollipop adalah satu-satunya yang dapat – dan sudah seharusnya – melekat.

Print Friendly, PDF & Email