“Startup seperti wadah atau sarana bagi seseorang untuk menuangkan solusi pemikirannya secara penuh dalam berbagai bentuk media digital. Namun dengan bentuk yang masih kasar dan aspek ekonomis yang belum tergali penuh, kadang startup perlu membentuk kerja sama dengan perusahaan yang lebih besar demi memberikan dampak yang lebih besar dan menjangkau lebih banyak calon pengguna yang memang benar-benar membutuhkannya”

– catatan editor –

Artikel asli dalam Bahasa Inggris oleh: Aaron Mitchel

Ditranslasikan ke dalam Bahasa Indonesia oleh: Edy Kesuma

Dicek dan ditinjau ulang oleh: Reopan editor


Jumlah startup-startup baru sedang mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sesuai data dari Index Kaufman 2015, yang menghitung aktifitas startup pertama kali sejak tahun 2010, dapat dilihat sebuah trend kenaikan berbagai aktifitas perusahaan startup.

Merupakan berita baik bagi keseluruhan ekonomi, namun bagi para pengusaha-pengusaha baru ini berarti akan ada banyak persaingan untuk mendapatkan perhatian dari para media, para investor dan tentu para pengguna.

Salah satu pilihan bagi startup adalah bekerja sama dengan satu atau lebih perusahaan yang sudah ada dalam tujuan mendapatkan stabilitas yang lebih baik sebagai perusahaan baru yang sedang tumbuh. Namun bagaimana anda bisa mendapatkan perhatian dari para perusahaan besar tersebut dan bagaimana menyakinkan mereka agar mau menggabungkan kekuatannya bersama anda?

Baru-baru ini, startup editor saya, PathSource, yang memiliki visi untuk memberdayakan para pencari kerja agar lebih jelas dalam menentukan jejak karir mereka, telah bekerja sama dengan GED Testing Service, yang menyediakan tes kesetaraan nasional untuk SMA sejak 1942. Hasil dari kerja sama ini menciptakan sebuah hubungan unik dimana memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak untuk mencapai tujuan mereka.

Percayalah, proses ini tidaklah mudah dan tidak seharusnya dimasuki begitu saja tanpa persiapan sebelumnya. Berikut ini adalah lima langkah agar startup anda bisa mendapatkan kerja sama dengan perusahaan yang lebih besar:

1. Tentukan Apa Yang Ingin Anda Inginkan Dari Kerja Sama Tersebut.

Membuat sebuah kerja sama hanya untuk menggabungkan perusahaan hanya akan membuang-buang waktu. Anda perlu memiliki kesadaran dari apa yang ingin anda capai dari setiap pembentukan kerja sama sebelum anda menyadarinya.

Ketika saya mulai memikirkan bagaimana mendapatkan partner untuk PathSource, tujuan kami adalah untuk menemukan sebuah cara membawakan solusi penentuan karir kepada orang-orang yang membutuhkannya. Kami ingin agar bisa memberikan dampak yang lebih besar pada hidup dan karir orang-orang dalam cara yang positif. Adalah hal yang sangat diperlukan bahwa setiap organisasi yang kami ajak bekerja sama memiliki tujuan yang sama.

Sebelum anda mulai mencari perusahaan lain untuk diajak kerja sama, pikirkan kembali tentang apa yang mampu dilakukan lebih baik oleh startup anda. Apakah pendistribusiannya lemah? Apakah desain produknya perlu ditingkatkan? Apakah anda mengalami kendala mencapai target demografi yang anda inginkan?

Sekali anda sudah memutuskan jenis bantuan apa yang startup anda perlukan, anda bisa mulai mencari partner yang tepat.

2. Ketahui Apa Yang Anda Tawarkan

Hubungan yang baik adalah keseimbangan antara “give anda take” (yang bisa diberi dan yang bisa didapatkan). Ketika anda mendekati partner yang potensial, jangan terlalu bersusah-payah menghubungi mereka setidaknya sampai anda tahu mengapa mereka ingin berbicara dengan anda. Ketahui apa yang anda miliki untuk ditawarkan.

Peluang adalah apa yang startup peroleh dari suatu masalah. Anda melihat suatu masalah atau sesuatu yang hilang dan mengembangkan suatu solusi. Jika organisasi lain akan ikut terlibat, anda perlu mencari sebuah cara agar solusi anda dapat membantu mereka juga.

Jangan berpikir, hanya karena sebuah perusahaan telah berhasil berjalan bertahun-tahun, mereka mampu menyelesaikan apapun. Setiap saat akan ada perubahan dan semakin bertambah tua, membangun bisnis perlu menemukan sebuah cara agar bisa beradaptasi. Bisa berupa teknologi yang lebih baik atau sebuah cara yang bisa memperbaiki masalah baru yang belum pernah dihadapi sebelumnya. Terdapat kesempatan bagus bagi startup anda yang memiliki sesuatu yang inovatif untuk ditawarkan.

Adakan sesi pembahasan bersama tim anda untuk melihat partner-partner yang potensial dengan sudut pandang yang lebih luas. Datang dengan pandangan yang benar dapat menjadi kunci untuk membuka kesempatan kerja sama yang anda inginkan.

3. Cari informasi Atau Kontak Seseorang Dari Perusahaan Besar

Kadang pendekatan yang terlihat dingin dapat berjalan baik, namun akan lebih mudah jika anda telah memiliki sebuah koneksi di dalam perusahaan yang lebih besar. Berubah menjadi jaringan koneksi profesional dan carilah apakah anda dan perusahaan yang akan anda tinjau memiliki teman yang berelasi langsung. Memiliki perkenalan yang hangat akan mentuntun pembicaraan substansi yang lebih cepat.

Ketika anda mulai membangun suatu relasi, selalu waspada pada sinyal-sinyal yang mengindikasikan seperti apa nantinya jika bekerja sama sebagai sebuah tim. Pertimbangkan nilai pokok dari startup anda dan apakah relasi tersebut akan tetap membuat anda bisa menjadi diri sendiri dan jujur kepada mereka.

Setiap interaksi yang dimiliki antara tim PathSource dengan Presiden GED Testing Service Randy Trask dan VP dari Strategy and Business Development Nick Laul memperkuat kepercayaan bahwa mereka adalah orang-orang yang bisa kami ajak bekerja bersama-sama. Dengan menjadi transparan pada keinginan kami dan saling mendengarkan satu sama lain, hubungan baru ini akan menjadi semakin kuat. Ketika kedua belah pihak sudah siap untuk menjalankan bisnis bersama-sama, maka telah ada tempat dengan fondasi yang kokoh.

4. Pastikan Tujuan Berjalan Selaras

Dalam kasus kerja sama kami, GED Testing Service sedang berada dalam proses memperluas layanannya sehingga mereka bisa menciptakan jembatan antara pemegang keputusan GED dan tenaga kerja era 21 dan para pelajar GED dengan akses kesempatan yang lebih baik.

Meskipun demikian, memilih sebuah karir tidaklah mudah. Pakar ekonomi Neil Howe memperkirakan hanya ada lima persen dari orang muda dewasa yang membuat pilihan yang tepat saat memutuskan karir mereka. Dengan keterbatasan akses kualitas informasi tentang perbedaan-perbedaan tiap karir, dapat menjadi hal sulit bagi para pemegang keputusan GED untuk memahami pilihan mereka dan mengambil pilihan terbaik bagi diri mereka sendiri.

PathSource pada saat yang sama, sedang berusaha keras memberikan dampak yang lebih luas dan menjangkau lebih banyak orang. Kami benar-benar ingin sebuah kesempatan mengembangkan brand kami dengan membuat dampak yang menggetarkan kehidupan banyak orang.

PathSource telah memiliki sumber daya dan teknologi terkini dan GED Testing Service memiliki orang-orang yang akan diuntungkan darinya. Dengan bekerja bersama-sama, kedua organisasi dapat mencapai tujuannya masing-masing.

Setiap usaha yang anda mulai dengan partner baru, adalah penting untuk terbuka dan jujur tentang harapan dari masing-masing pihak pada proyek yang dikerjakan. Beradalah pada lembar yang sama pada setiap peran dan tanggung jawab masing-masing perusahan untuk menentukan bagaimana anda mengevalusi keberhasilan.

5. Bersabarlah

Sayangnya, semakin besar suatu perusahaan, semakin lama waktu yang diperlukan untuk mengambil keputusan. Dihadapkan pada berbagai lapisan manajemen extra dan semakin banyak orang yang harus dilibatkan pada tiap-tiap proses, adalah penting untuk mempersiapkan diri berada pada langkah yang lebih lambat dibandingkan bagaimana yang biasanya dilakukan oleh perusahaan startup.

Sebagai seorang pengusaha, dapat menjadi hal yang membuat frustasi menunggu calon partner kembali kepada anda dengan keputusannya. Namun sadarilah, dari perspektif mereka, bisa saja menjadi hal yang sama menjengkelkannya jika terlalu terburu-buru.

Sediakan batas akhir dan cara-cara komunikasi dimana kedua belah pihak bisa dengan nyaman menjalankannya dan mampu memahami ketika proses birokrasi kadang memperlambat proses yang sedang berjalan.

Bekerja sama dengan perusahaan yang lebih besar tidaklah tepat bagi setiap startup. Diperlukan kerja keras dan pengkolaborasian, dan banyak kesabaran! Namun demikian, bagaimana startup menjalin kerja sama dengan perusahaan yang telah berdiri bisa memberikan keuntungan yang besar jika anda menjalaninya dengan tepat.

 

Print Friendly, PDF & Email