“Bagus atau tidaknya jaringan Wifi tidak bisa dilihat hanya dari banyaknya bar garis-garis sinyal. Ada beberapa kondisi yang menjadi penyebabnya. Jadi meskipun sinyal Wifi anda penuh, belum tentu menjamin anda bisa berinternet”

– catatan editor – 

Artikel asli dalam Bahasa Inggris oleh: Patrick Smith

Ditranslasikan ke dalam Bahasa Indonesia oleh: Taufik Al

Dicek dan ditinjau ulang oleh: Reopan editor


 

Bukan hanya anda yang mengalaminya. Koneksi WiFi anda mungkin lebih lambat dari seharusnya, dan disini akan kami jelaskan mengapa.

Seperti yang kita ketahui, tidak ada yang lebih buruk daripada tidak adanya jaringan WiFi. Kecuali punya WiFi yang begitu lambat.

wifi lambat

Ilustrasi Wifi Lambat seperti keong

Permasalahan ini merupakan keluhan yang paling sering ditujukan kepada penyedia layanan internet dan menjadi momok baik itu di wilayah pedesaan maupun perkotaan.
Dr Alex Hill dari Carnegie Mellon University, bersama timnya membangun jaringan WiFi besar pertama di dunia mengatakan bahwa sebagian besar pelanggan hanya menerima 50% dari potensi kecepatan router mereka.

Ada beberapa alasan mengapa hal tersebut terjadi.

1. Kemacetan sinyal adalah musuh untuk sinyal WiFi yang kuat.

Ketika anda terhubung ke WiFi anda menggunakan gelombang radio, seperti stasiun radio dimana ada jumlah ruang yang terbatas di gelombang udara. Perlu anda perhatikan berapa jumlah router WiFi yang ada disekitar anda, di dalam gedung dan di jalan tempat anda tinggal.

Steve Biddle, seorang teknisi dari New Zealand dengan spesialisasi di bidang jaringan dan wireless hotspot, minggu lalu menulis di Geekzone: “jika anda hidup di sebuah lingkungan seperti di apartemen dalam kota dimana mengkin ada ratusan jaringan disekitar anda, pada dasarnya anda hidup di lingkungan WiFi paling buruk.”

Lebih mengerikannya lagi, meskipun tanda WiFi di ponsel anda penuh, mungkin saja tetap masih ada masalah.

Dan bukan hanya router: Ponsel, telepon nirkabel, gelombang mikro, perangkat-perangkat bluetooth, dan bahkan alat monitoring bayi wireless pun dapat memperburuk sinyal.

Anda mungkin mencoba untuk mengakses sinyal melewati satu dinding pembatas atau lebih sehingga router anda berlomba dengan lebih dari 50 perangkat yang terhubung di area tersebut, kira-kira seperti itulah koneksi WiFi bekerja.

2. Perangkat WiFi tidak bisa menerima dan mengirim data secara bersamaan.

WiFi harus secara bergantian mengirim dan menerima data – inilah yang disebut sebagai sistem setengah rangkap (half duplex system).

Sistem rangkap penuh (full duplex system) seperti koneksi ethernet kabel, bisa mengirim dan menerima data secara bersamaan. Sehingga pada WiFi terdapat penundaan yang tidak bisa dihindari jika dibandingkan dengan koneksi internet yang lain. Ini diperparah dengan banyaknya orang yang memakai saluran yang sama.

Ada beberapa “saluran” berbeda yang dapat digunakan oleh router anda untuk memancing sinyal wireless – dan karena kebanyakan orang terbiasa membiarkan pengatur saluran mereka pada mode “otomatis”, kebanyakan WiFi rumahan menggunakan saluran yang sama dan sudah sesak yaitu frekuensi 2.4GHz.

Ditambah lagi, jika anda hidup di daerah yang ramai, router anda mungkin akan masuk ke saluran-saluran yang berbeda untuk mencari yang paling baik, dan hal tersebut dapat mempengaruhi sinyal anda.

Para penyedia layanan internet mendapat banyak keluhan mengenai cakupan yang buruk dan kehilangan sinyal. namun tidak ada yang bisa mereka perbuat untuk mengatasinya.

3. WiFi seringkali tidak lebih baik dibanding koneksi kabel ethernet, dan tidak banyak yang bisa kita perbuat dengan ini. Anda mungkin harus memakai koneksi kabel untuk mendapat kecepatan maksimal.

Seperti yang dijelaskan oleh Biddle: “WiFi tidak akan bisa menggantikan koneksi kabel ethernet. Dan akan selalu menjadi pelengkap yang baik. Kecuali hukum fisika dapat berubah di masa depan maka tidak akan ada pengecualian untuk hal ini.”

4. Masih tetap lelet? Apakah anda mencoba melakukan sinkronisasi 2000 foto berkualitas tinggi di dropbox? Ini juga mungkin menjadi salah satu alasan penyebab wifi lambat.

Layanan-layanan yang menguras bandwidth seperti Steam, Netflix, dan khususnya BitTorrent – yang memberi sumber file untuk digunakan oleh orang lain ketika anda telah selesai mengunduhnya – dapat berpengaruh nyata pada kecepatan koneksi anda secara keseluruhan.

Ini diperburuk dengan kenyataan bahwa hal-hal diatas berjalan di belakang layar, jadi bisa saja anda lupa membiarkannya terus berjalan.

5. Letak router juga berpengaruh. Sebagaimana dijelaskan redaksi TechRadar :

“Router wireless memancarkan sinyal ke semua arah, dan semakin dekat letak router anda dengan pengahalang seperti tembok, maka anda akan semakin mengahalangi sinyalnya. Idealnya, anda sebaiknya meletakkannya di area terbuka dibawah langit-langit ruangan yang paling dekat dengan bagian tengah dari rumah anda! Letakkan sebisa mungkin pada lokasi tersebut.

6. Jangan lupa bahwa beberapa perangkat ponsel memiliki kemampuan koneksi lebih baik saat terhubung dengan WiFi dibanding perangkat ponsel lain.

Jangan terkejut ketika iPhone 3G jadul anda tidak secepat iPhone 6 milik teman anda di jaringan rumah anda. Kecepatan dan kemampuan memproses dari masing-masing perangkat juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhinya.

Jadi bagaimana mendapatkan WiFi yang lebih cepat?

  • Ganti router anda dengan yang menggunakan frekuensi 5GHz terbaru dan bukan yang lama, yang sudah banyak digunakan, yaitu 2.4GHz (tetapi perlu dicatat bahwa frekuensi 5GHz juga tidak dapat melalui gedung-gedung dan tembok…dan kebanyakan perangkat ponsel juga tidak bekerja pada frekuensi 5GHz)
  • Carilah saluran yang tidak terlalu ramai digunakan. Dengan menggunakan aplikasi gratis inSSIDer, anda akan tahu dimana saluran yang digunakan jaringan lokal anda (atau anda bisa mencoba iStumbler untuk MAC).
  • Anda bisa mencoba membeli router kedua dan menyambungkannya ke router utama dengan kabel untuk memperluas jangkauan sinyal di rumah anda. Atau coba gunakan powerlining.
  • Anehnya, jika ada pilihan pengaturan power di router anda, maka akan bekerja lebih baik pada pengaturan paling rendah dibanding yang paling tinggi. Tips seputar ini bisa anda lihat di artikel yang ditulis oleh Biddle berikut ini.

Bagi yang ingin mencoba langsung bagaimana mengoptimalkan koneksi WiFi anda sendiri, artikel lanjutan dalam tautan ini bisa membantu anda : “Mengoptimalkan Koneksi WiFi Sendiri Tanpa Ahlinya“. Dan semoga setelah mencobanya, anda sudah siap untuk kembali berselancar di internet. 


 

* Bhinneka.com Ad *

TP-LINK 3G Wireless-N Router [TL-MR3420]
TP-LINK 3G Wireless-N Router [TL-MR3420]